JEMBER, Tugujatim.id – Antusiasme tinggi terlihat dari masyarakat Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, ketika menyambut kunjungan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Jumat (11/07/2025).
Para petani setempat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan keluh kesah dari berbagai permasalahan yang mereka hadapi di lahan pertaniannya. Salah satu keluhan datang dari Fasih, penduduk Kelurahan Kranjingan, Sumbersari.
Dia memaparkan serangan hama tikus yang telah berlangsung selama beberapa bulan dan merusak tanaman di wilayahnya. Bantuan pengendalian hama sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
Baca Juga: Wamen Pertanian RI Sidak ke Jember, Evaluasi dan Distribusikan Alsintan
Selain itu, ada pengusaha budi daya maggot turut menyuarakan tantangan mereka, termasuk keterbatasan sarana transportasi untuk distribusi produk serta hambatan dalam pengurusan perizinan usaha.
Menanggapi masalah kegagalan panen, Wamen Pertanian Sudaryono menjelaskan ketersediaan program asuransi pertanian dari pemerintah. Petani cukup membayar Rp140.000 dengan subsidi pemerintah sebesar Rp80.000, sisanya ditanggung pemerintah daerah.
Namun, dia menggarisbawahi terkait cakupan program ini masih terbatas karena keterbatasan anggaran.
“Sebenarnya, program ini sudah ada, tapi dalam pelaksanaannya masih belum menyeluruh,” ujar Sudaryono pada Jumat (11/07/2025).
Ratusan Petani Dapat Alat Pertanian
Selain menerima keluh kesah para warga, di momen itu dilakukan pemberian alat-alat pertanian. Sudaryono menyebutkan, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disediakan untuk ratusan kelompok tani di Indonesia dapat dimanfaatkan secara bersama-sama, tidak terbatas pada satu kelompok saja.
Khusus untuk budi daya maggot, Wamen Pertanian mengapresiasi inovasi yang telah dikembangkan dan berjanji memberikan dukungan yang diperlukan. Meski demikian, dia mengingatkan agar produk belum dipasarkan ke luar karena izin produksi masih dalam proses.
Sementara itu, produk dapat digunakan untuk kebutuhan internal sambil menunggu kelancaran perizinan. Sudaryono menekankan bahwa seluruh program yang dijalankan memiliki dua target utama.
“Meningkatkan hasil produksi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








