• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi cacar monyet.

Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Pixabay)

Waspada! Cacar Monyet Masuk Indonesia, Ini Gejalanya

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Virus cacar monyet telah masuk ke Indonesia setelah diumumkan oleh Kementerian Kesehatan sebelumnya. Untuk itu, berbagai pihak menggencarkan sosialisasi tentang gejala orang yang terinveksi virus tersebut. Salah satu sosialisasi dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

dr Husnul Muarif, Kepala Dinkes Kota Malang, mengatakan bahwa meskipun cacar monyet memiliki tanda-tanda tertentu tetapu secara umum hampir sama dengan cacar biasa.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Misalnya, beberapa gejalanya, sakit kepala, demam dengan suhu dari 38,5 derajat, ruam atau muncul bintik-bintik merah hingga terdapat benjolan air dan nanah. Kemudian, tubuh terasa lemah, sakit punggung hingga nyeri otot.

“Jadi kalau masyarakat mengalami demam, badan sakit semua, ruam atau bintik bintik merah atau sampai ada gelembungnya itu cepat cepat ke faskes. Insyaallah faskes akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya, Senin (22/8/2022).

Husnul Muarif meminta pada tenaga kesehatan di Kota Malang untuk sigap mendeteksi gejala cacar monyet tersebut. Selain itu, nakes juga diminta bisa memetakan kriteria pasien mulai konfirmasi, probable, suspect dan discarded.

“Paling tidak di faskes nanti bisa menetukan suspect atau tidak berdasarkan jegala atau riwayat perjalanan,” ungkapnya.

Walaupun demikian, menurutnya, Dinkes Kota Malang belum ada satupun laporan terkait adanya masyarakat yang bergejala cacar monyet di Kota Malang.

Dia mengatakan bahwa penanganan cacar monyet bisa dilakukan dengan isolasi mandiri di rumah. Sebab, penyakit ini disebut bisa sembuh sendiri dalam masa inkubasi selama 21-28 hari. Namun dengan catatan, pasien tak memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan virus lain.

“Kemarin disampaikan bahwa bisa isolasi mandiri di rumah. Karena ini sifatnya self limiting disease, artinya penyakit yang bisa sembuh sendiri asalkan tak ada komorbid dan inveksi lain,” jelasnya.

Adapun penularan virus ini bisa melalui hewan ke manusia. Mulai gigitan atau cakaran hewan terinfeksi, kontak langsung dengan cairan tubuh hewan terinfeksi hingga konsumsi hewan terinfeksi yang tak diolah dengan benar.

Kemudian penularan manusia ke manusia bisa melalui kontak langsung dengan luka infeksi, cairan tubuh penderita, droplet pernafasan saat kontak berkepanjangan dengan penderita hingga ibu ke janin.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Cacar monyetCacar Monyet Masuk IndonesiaGajala Cacar MonyetTanda Cacar Monyet
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Arema FC. (Foto: Dani Kristian/Tugu Jatim)

Arema FC Kembali Panen Denda Suporter Nyalakan Flare di Bali, Wajib Bayar Rp100 Juta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID