WHO: Covid-19 Varian Delta Mendominasi di Eropa

WHO: Covid-19 Varian Delta Mendominasi di Eropa

  • Bagikan
Ilustrasi pasien Covid-19 varian Delta yang kini merebak di Eropa/tugu jatim
Ilustrasi pasien Covid-19 varian Delta yang kini merebak di Eropa. (Foto: Pixabay)

EROPA, Tugujatim.idWorld Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia mengatakan bahwa Covid-19 varian Delta kini mendominasi sebagian besar negara-negara di Eropa. Varian ini membuat angka penderita Covid-19 meningkat dengan cepat di benua biru. Hal ini sebagaimana dilansir oleh Euronews.

Untuk itu, WHO dan European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) memberi peringatan tegas. Bahwa usaha untuk mencegah penyebaran variasi baru Covid-19 tersebut harus dikuasai dengan benar. Mereka juga mendorong warga agar melakukan hal-hal rasional untuk mencegah penularan virus asal China itu.

Saat ini tercatat lebih dari 68 persen dari infeksi Covid-19 di mayoritas negara Eropa adalah varian Delta. Sebagaimana diketahui jenis virus yang pertama kali muncul di India ini mudah menular dengan cepat cepat. Serta memberikan dampak yang lebih membahayakan bagi kesehatan dibanding varian sebelumnya.

Untuk itu, dianggap vaksin menjadi salah satu pilihan masuk akal untuk menjaga kesehatan diri. Sejauh ini, negara-negara Eropa telah berusaha keras untuk memberikan vaksin pada warganya, namun masih ada jutaan warga lainnya yang belum tervaksin karena mereka takut. Keadaan ini sangat beresiko dengan varian Delta, bisa jadi mereka akan berakhir di rumah sakit.

Selain itu,WHO juga menunjukkan bahwa orang yang sudah divaksin dapat mengurangi resiko kematian akibat Covid-19 varian Delta tersebut. Untuk alasan itulah, direktur regional WHO untuk Eropa, Dr. Hans Kluge, meminta para kepala negara untuk memberikan vaksin gratis kepada para warganya demi mencegah hal buruk terjadi.

Sementara itu Direktur ECDC, Dr. Andrea Ammon, juga mendorong warga agar berani disuntik vaksin. Pasalnya, vaksin adalah cara yang masuk akal untuk terus melanjutkan hidup di tengah andemi ini. Vaksinasi adalah demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Kita harus tetap waspada dan terus menggunakan akal sehat untuk mencegah penyebaran virus,” kata dia.

  • Bagikan