MOJOKERTO, Tugujatim.id — Lokasinya di jantung Jawa Timur, sekitar 50 kilometer dari Surabaya, Kota Mojokerto menyimpan pesona budaya dan sejarah yang luar biasa. Sebab, di sini tersimpan wisata budaya Mojokerto yang menakjubkan.
Kota ini bukan sekadar tempat persinggahan, melainkan surga tersembunyi bagi para pencinta budaya, sejarah, dan tradisi leluhur Nusantara. Berkat jejak Kerajaan Majapahit yang kuat, Mojokerto menjelma menjadi destinasi wisata budaya yang tidak hanya informatif tetapi juga memikat.
Mojokerto dikenal sebagai tanah kelahiran Kerajaan Majapahit—kerajaan terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah Nusantara. Di kawasan Trowulan, pengunjung bisa menyusuri peninggalan bersejarah yang autentik dan memukau. Kompleks situs Trowulan disebut-sebut sebagai “kota arkeologi terbesar di Indonesia” dan menjadi pusat perhatian para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Baca Juga: Ini Dia 10 Tempat Nongkrong Mojokerto, Cocok untuk Weekend
Di dalam kompleks ini, Museum Majapahit menyimpan ribuan artefak penting seperti arca kuno, gerabah, perhiasan, keramik dari masa klasik, hingga prasasti yang menceritakan kejayaan masa lalu.
Tidak jauh dari sana, berdiri megah Candi Bajang Ratu yang merupakan gerbang masuk ke kompleks kerajaan, serta Candi Tikus yang dahulu digunakan sebagai tempat pemandian para bangsawan. Kolam Segaran yang luas dan memesona juga menjadi daya tarik tersendiri, menyuguhkan suasana damai dan refleksi arsitektur kuno yang masih terjaga.
Festival Ruwatan Bumi Jadi Agenda Tahunan
Namun, pesona Mojokerto tidak berhenti pada peninggalan sejarah. Kota ini juga menyuguhkan kekayaan budaya hidup yang terus dijaga oleh masyarakat setempat. Salah satu contoh paling menarik adalah Festival Ruwatan Bumi, tradisi tahunan yang diselenggarakan sebagai ungkapan syukur atas hasil panen dan berkah alam. Festival ini menampilkan rangkaian ritual adat dan pertunjukan seni tradisional seperti tari remo, reog, wayang kulit, hingga gamelan Jawa yang mengalun syahdu di tengah keramaian.
Wisatawan Bisa Belajar Membatik
Bagi wisatawan yang ingin lebih mendalami wisata budaya Mojokerto, wilayah ini menawarkan pengalaman interaktif yang mengesankan. Salah satunya adalah kunjungan ke sentra batik di Desa Jatirejo. Di sini, pengunjung tidak hanya bisa melihat proses membatik secara langsung, tetapi juga mencoba membuat batik sendiri dengan motif-motif klasik yang terinspirasi dari simbol dan ornamen Majapahit. Aktivitas ini menjadi favorit wisatawan domestik dan mancanegara karena memberikan pengalaman autentik sekaligus edukatif.
Cicipi Makanan Khas Mojokerto
Makanan khas Mojokerto juga menjadi bagian penting dari pengalaman budaya. Jangan lewatkan untuk mencicipi sajian tradisional seperti botok tempe, lodeh krecek, atau jajanan pasar seperti onde-onde dan klepon. Kuliner ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya pemahaman akan tradisi kuliner Jawa Timur yang sarat makna. Selain itu, banyak warung dan rumah makan lokal yang masih menggunakan resep turun-temurun, menjadikan setiap sajian tidak hanya lezat tetapi juga penuh cerita.
Tidak hanya menawarkan tempat wisata budaya, Mojokerto juga memiliki suasana khas pedesaan yang menenangkan. Bagi wisatawan yang menginginkan ketenangan dan pengalaman otentik, desa-desa wisata seperti Desa Bejijong atau Desa Sentonorejo bisa menjadi pilihan ideal. Di sana, wisatawan dapat menginap di homestay lokal, mengikuti kegiatan bertani, dan berinteraksi langsung dengan warga. Interaksi ini menciptakan koneksi yang lebih mendalam antara wisatawan dan budaya lokal.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto pun menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan pariwisata budaya. Upaya peningkatan fasilitas terus dilakukan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan menuju situs budaya, pelatihan pemandu wisata bersertifikat, hingga promosi digital melalui media sosial, website, dan aplikasi pariwisata yang memudahkan wisatawan menjelajahi kota ini.
Baca Juga: Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Wisata Edukatif Ramah Keluarga saat Weekend Tiba
Tidak hanya itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan pelaku UMKM turut menghidupkan ekosistem wisata yang inklusif dan berkelanjutan. Produk kerajinan tangan, kuliner, hingga pertunjukan seni kini semakin mudah diakses oleh wisatawan, menjadikan Mojokerto sebagai model pengembangan wisata budaya berbasis masyarakat. Para pelaku wisata lokal juga diberdayakan melalui pelatihan dan pendampingan usaha agar mampu bersaing dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung.
Dengan segala kekayaan budaya dan peninggalan sejarah yang masih terjaga serta semangat masyarakat dalam melestarikannya, Mojokerto pantas disebut sebagai mutiara budaya Jawa Timur. Kota ini bukan hanya menyuguhkan keindahan masa lalu, tetapi juga menyatukan warisan leluhur dengan denyut kehidupan masa kini. Kamu sudah siap mengeksplor wisata budaya Mojokerto sebagai sebuah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin merasakan denyut peradaban agung di tanah Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fawwaz Ravi Akbar/Magang
Editor: Dwi Lindawati








