PASURUAN, Tugujatim.id – Museum Cunggrang menawarkan pengalaman yang tak hanya mendalam tetapi juga menyenangkan bagi penggunjung destinasi wisata edukasi Sejarah Pasuruan. Museum ini hadir memperkenalkan sejarah dan budaya daerah melalui koleksi-koleksi berharganya.
Museum Cunggrang diresmikan pada 5 Juli 2019 oleh KH. Said Aqiel Siradj bersama Bupati Pasuruan saat itu, M Irsyad Yusuf di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.
Kehadiran museum ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat yang dapat memberikan informasi mengenai sejarah dan budaya Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya, banyak benda-benda bersejarah yang ditemukan di wilayah ini tetapi belum dikelola dengan baik, sehingga rentan terhadap kerusakan dan pencurian. Museum Cunggrang hadir untuk menjaga dan melestarikan peninggalan berharga tersebut (sumber: museum.kemdikbud.go.id).
Salah satu koleksi utama di Museum Cunggrang adalah Prasasti Cunggrang, yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno. Prasasti ini ditemukan di Dusun Sukci, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Pasuruan. Prasasti ini menyimpan nilai sejarah tinggi yang memberikan wawasan mengenai kebudayaan masa lalu di kawasan ini. Selain prasasti, pengunjung juga dapat melihat koleksi patung dewa, uang kuno, foto-foto bersejarah dari masa kolonial Belanda, serta berbagai benda kuno lainnya yang memperkaya pengetahuan tentang perjalanan sejarah Pasuruan.
Tidak hanya sebagai tempat untuk belajar, Museum Cunggrang juga cocok dijadikan destinasi wisata saat musim hujan. Dengan akses yang mudah dan lingkungan yang nyaman, museum ini menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu luang sambil menambah wawasan sejarah. Selain itu, Museum Cunggrang juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin beraktivitas di dalam ruangan saat cuaca kurang bersahabat. Keberadaannya yang dikelola dengan baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menjadikannya sebagai pilihan wisata edukasi yang menarik.
Untuk pengunjung yang datang dalam rombongan, museum ini juga menyediakan fasilitas untuk kegiatan outing class dan wisata edukasi. Anda dapat mengunjungi museum ini pada hari Senin hingga Jumat, dengan gratis biaya masuk, yang tentu saja menjadikannya pilihan yang terjangkau bagi keluarga maupun sekolah-sekolah yang ingin menambah pengetahuan sejarah.
Dengan segala koleksi dan fasilitas yang ada, Museum Cunggrang bukan hanya sekadar tempat untuk melihat benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang untuk memahami dan menggali lebih dalam mengenai budaya dan sejarah Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan infromasi dari Instagram Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan berikut Lokasi dan jam buka museum cunggrang :
• Alamat: Sukci, RT.03/RW.03, Bulusari, Kecamatan Gempol, Pasuruan
• Jam Buka: Senin – Jumat, pukul 08:00 – 16:00 WIB
• Tiket Masuk: Gratis (sumber: Instagram Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis : Muhammad Abdul Majiid Al-Wahab/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








