• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Patung ogoh-ogoh dibuat bersama-sama oleh umat Hindu, Islam, dan Kristen di Desa Baledono, Tosari, Pasuruan.

Patung ogoh-ogoh dibuat bersama-sama oleh umat Hindu, Islam, dan Kristen di Desa Baledono, Tosari, Pasuruan. (Foto: Mahfud/Tugu Jatim)

Wujudkan Kerukunan, Umat 3 Agama di Pasuruan Bersama Membuat Patung Ogoh-Ogoh

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Upacara arakan ogoh-ogoh menjelang hari raya Nyepi 1994 Saka digelar di masing-masing desa di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (02/03/2022) siang.

Dalam tradisi menjelang Nyepi ini suasana kerukunan antar umat beragama sangat kental terasa di Tosasri, Pasuruan. Pasalnya, patung ogoh-ogoh yang menyimbolkan buta kala itu dibuat bersama-sama oleh umat tiga agama, yaitu umat Hindu, Islam dan Kristen di Desa Baledono, Tosari.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Mangku Besar Desa Baledono, Supriyadi, mengungkapkan sejak dulu perbedaan agama tidak pernah menjadi masalah di desanya.

“Sekitar dua bulan, perwakilan remaja masjid untuk Islam, pemuda Kristiani, dan Prada Hindu sendiri yang ikut membuat ogoh-ogoh,” ujar Supriyadi.

Supriyadi menambahkan nantinya patung ogoh-ogoh ini juga akan diarak keliling desa bersama-sama oleh para perwakilan pemuda Hindu, Islam dan Kristen. Para umat beragama juga bergotong royong menjaga kelancaran dan keamanan selama prosesi arakan tersebut.

“Untuk kerukunan di sini tidak ada perpecahan. Soal perbedaan antar umat beragama tidak ada masalah. Nanti bergantian, kalau umat Islam atau Kristen sedang ada merayakan hari besar, kita umat Hindu juga ikut membantu,” imbuhnya.

Prosesi arakan ogoh-ogoh ini diawali dengan upacata Pecaruan sebagai upaya menetralisir alam. Di mana patung ogoh-ogoh nantinya akan dibakar di Pura Desa Baledono. Tujuannya, agar warga desa bisa menjalankan ibadah Nyepi dengan tenteram dan damai tanpa adanya bencana dan malapetaka.

“Setelah selesai persembayangan juga diadakan pembersihan diri atau menirtai diri, meminta kesucian kembali kepada Ide Sang Hyang Widi,” pungkasnya.

Tags: Hari Raya NyepiKabupaten PasuruanPating Ogoh-OgohUmat 3 Agama
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
568 Kasus Perceraian di Bojonegoro Selama Februari 2022, Kata ‘Sayang’ Jadi Salah Satu Sebabnya

568 Kasus Perceraian di Bojonegoro Selama Februari 2022, Kata 'Sayang' Jadi Salah Satu Sebabnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID