• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wabah PMK.

Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Pasuruan dampingi peternak saat PMK merebak. (Foto: dok Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan)

Vaksin Belum Tersedia, 103 Sapi di Pasuruan Terpapar Wabah PMK

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus merebak saat vaksin belum tersedia. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan mengambil tindakan pendampingan dan pengawasan terhadap peternak secara langsung.

Wabah PMK yang menyerang sapi pada Desember sebelumnya tercatat 99 ekor. Jumlah itu terus bertambah hingga menjadi 103 kasus. Sebanyak 94 sapi di antaranya dinyatakan sembuh.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Baca Juga: Pendaftar Haji di Mojokerto Naik selama 2024, Angka Pembatalan Menurun

“Kami dampingi sejumlah peternak sapi selama menunggu kiriman vaksin dari Kementerian Peternakan,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Ainur Alfiyah, Senin (06/01/2025).

Bentuk pendampingan yang dilakukan yakni penyuluhan secara periodik dengan penekanan bahwa pencegahan penularan wabah PMK dengan cara menjaga kebersihan dan sterilisasi. Teknisnya bagi peternak yang mempunyai lebih dari satu kandang agar berganti baju saat berpindah ke kandang lainnya. Dan jika ada sapi yang terjangkit PMK harus dibedakan kandangnya.

“Selain menjaga kebersihan, kami mendistribusikan 562 botol obat pencegah demam, 720 box vitamin, dan 48 botol disinfektan. Pendistribusian tersebut tersebar di titik-titik peternak yang rentan terkena PMK,” ungkapnya.

Baca Juga: Toyota Avanza Tabrak Truk Boks di Tol Gempol Pasuruan, 3 Korban Luka-Luka

Menurut Alfiyah, sejumlah kandang sapi sudah disemprot disinfektan. Dan sejumlah sapi yang sebelumnya terkena PMK dan sembuh sudah disuplai vitamin.

Sementara itu, peternak asal Winongan Lukman mengatakan salah satu penyebab merebaknya wabah PMK yakni perubahan iklim. Dia mengaku sangat khawatir hewan peliharaannya terkena virus PMK.

“Kami berharap segera ada kiriman vaksin dari Kementerian Peternakan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniKasus PMK di PasuruanVirus PMK di PasuruanWabah PMK di Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Gedung GNI

Museum Dr. Soetomo Surabaya, Saksi Bisu Pendiri Organisasi Boedi Oetomo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID