11 Satker Peroleh Predikat Bebas Korupsi, Kemenkum HAM Jatim Ingin Satuan Kerja Terus Tingkatkan Kinerjanya - Tugujatim.id

11 Satker Peroleh Predikat Bebas Korupsi, Kemenkum HAM Jatim Ingin Satuan Kerja Terus Tingkatkan Kinerjanya

  • Bagikan
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Jawa Timur Krismono diwawancarai terkait Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Kamis (04/02/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Jawa Timur Krismono diwawancarai terkait Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Kamis (04/02/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Timur (Jatim) menjalankan Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Kamis (04/02/2021).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM Jatim Krismono menyampaikan ingin membangun komitmen untuk mencapai predikat WBK dan WBBM di 63 satuan kerja (satker).

“Kami membangun komitmen untuk mencapai predikat WBK dan WBBM karena yang sudah mendapat predikat WBM ada tujuh satker dan 4 satker memperoleh predikat WBBM. Jadi, seluruhnya ada 11 satker, dari jumlah total kami ada 63 satker,” terang Krismono kepada pewarta Tugu Jatim.

Selain itu, Krismono ingin 52 satker lainnya yang masih belum memperoleh predikat agar terus meningkatkan dan mengoptimalkan kinerjanya agar dapat mencapai target lebih dari 20 satker yang memperoleh predikat WBK dan 52 satker dapat predikat WBBM di Jawa Timur.

“Maka kekurangan ini (yang belum mendapat predikat WBK dan WBBM, red) tentu menjadi prioritas kami untuk bisa mendapat predikat WBK atau WBBM tersebut (dengan target berikutnya ada 20 satker lebih yang bisa memperoleh predikat WBK dan WBBM, red),” terang Krismono sembari menjelaskan pada seluruh pewarta di depan Kantor Kemenkum HAM Jatim.

Sedangkan untuk 11 satker yang sudah memperoleh predikat WBK dan WBBM dapat dipertahankan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya agar masyarakat lebih nyaman dan terlayani. Krismono menyebutkan, kuncinya ialah memberi kenyamanan terbaik pada masyarakat.

“Untuk yang sudah mendapat predikat WBK-WBBM harus bisa meningkatkan dan mempertahankan predikat tersebut karena kata kuncinya adalah kita harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Untuk diketahui, dalam agenda Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Integritas menuju WBK dan WBBM dihadiri dan disaksikan secara langsung oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur dan seluruh 63 satker.

“Kami berharap dari target yang ada sekarang ini ada 11 satker yang mendapat predikat, tahun depan harus lebih dari 20 satker. Ada 63 satker yang hadir dan disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim,” ujarnya.

Sedangkan tujuh satker yang memperoleh predikat WBK ialah Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas 1 Malang, Kanim Pamekasan, Kanim Kediri, Rutan Kraksaan, Rudenim, serta Kanim Madiun, dan Kanim Malang. Untuk empat satker lainnya, yaitu Lapas Malang, Kanim Sus Surabaya, Kanim Blitar, dan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang.  (Rangga Aji/ln)

 

  • Bagikan