• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanaman urban gardening.

Ilustrasi tanaman urban gardening atau urban farming, solusi berkebun masa kini. (Foto: Pexels/Linh Bo)

20 Tanaman Urban Gardening Cocok di Lahan Sempit, Solusi Bikin Kebun Mini di Tengah Kota!

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Urban gardening, urban farming, atau berkebun di area perkotaan kini jadi solusi yang menyejukkan di tengah keterbatasan lahan. Lalu tanaman urban gardening apa saja yang cocok digunakan di lahan sempit?

Aktivitas berkebun dapat dilakukan di berbagai ruang sempit seperti balkon, teras, rooftop, hingga area dalam ruangan. Konsep ini semakin populer seiring meningkatnya gaya hidup praktis di kota besar, di mana ruang terbuka semakin terbatas namun kebutuhan akan lingkungan hijau tetap tinggi.

You might also like

Kebersihan rumah.

Jangan Diabaikan! Ini 10 Kebiasaan yang Membantu Menjaga Kebersihan Rumah

06/06/2026 10:15 AM
Dekorasi kamar kost low budget

Ini Inspirasi Dekorasi Kamar Kost Low Budget agar Nyaman untuk Belajar dan Istirahat

04/06/2026 2:51 PM

Baca Juga: Modal Cuma 3 Ribu! Nikmati Wisata Edukasi Kebun Belimbing Ngringinrejo Bojonegoro dengan Ribuan Pohon 

Urban gardening tidak hanya berfungsi sebagai hobi, tetapi juga menjadi solusi untuk menghadirkan suasana segar, memperbaiki kualitas udara, hingga menyediakan bahan pangan sederhana di rumah. Dengan teknik yang tepat dan pemilihan tanaman yang sesuai, siapa pun bisa mulai berkebun tanpa perlu lahan luas. Selain mempercantik ruang, aktivitas ini juga bisa jadi sumber bahan pangan sederhana sekaligus pelepas stres.

Berikut 20 Tanaman Urban Gardening:

1. Cabai

Cabai menjadi salah satu tanaman favorit dalam urban gardening karena ukurannya yang relatif kecil dan produktivitasnya yang tinggi. Penanaman biasanya dimulai dari biji yang disemai terlebih dahulu hingga tumbuh kecambah sebelum dipindahkan ke pot.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung minimal 6 jam per hari agar pertumbuhannya optimal. Penyiraman dilakukan secara rutin, namun tidak berlebihan untuk menghindari akar membusuk. Dengan perawatan yang konsisten, cabai dapat berbuah dalam waktu beberapa bulan dan siap digunakan untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

2. Tomat

Tomat dikenal sebagai tanaman yang cukup fleksibel untuk ditanam di lahan terbatas seperti pot atau polybag. Proses penanaman diawali dengan menyemai biji hingga tumbuh bibit yang cukup kuat untuk dipindahkan.

Tanaman ini membutuhkan media tanam yang subur serta pencahayaan yang cukup agar mampu berbuah maksimal. Penyiraman dilakukan secara teratur dengan menjaga kelembapan tanah tetap stabil. Dengan perawatan yang baik, tomat dapat menghasilkan buah yang segar dan dapat dipanen secara bertahap.

3. Daun Mint

Daun mint merupakan tanaman herbal yang mudah tumbuh dan memiliki aroma segar yang khas. Cara menanamnya cukup sederhana, yakni dengan menggunakan metode stek batang yang direndam hingga berakar sebelum ditanam di pot.

Mint cenderung tumbuh cepat dan menyebar, sehingga perlu pemangkasan rutin agar tidak terlalu lebat. Tanaman ini menyukai kondisi tanah yang lembap dengan pencahayaan yang cukup, tetapi tidak harus selalu terkena sinar matahari langsung. Dengan perawatan ringan, mint dapat dipanen secara berkala untuk kebutuhan minuman maupun masakan.

4. Basil

Basil menjadi pilihan populer bagi pecinta masakan karena daunnya sering digunakan sebagai bumbu tambahan. Tanaman ini dapat ditanam dari biji maupun stek dengan proses yang relatif mudah. Basil membutuhkan sinar matahari langsung dan penyiraman secukupnya agar tidak terlalu lembap.

Pemangkasan secara berkala diperlukan untuk merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih lebat. Dalam waktu singkat, basil sudah dapat dipanen dan digunakan sebagai bahan masakan segar di rumah.

5. Kangkung

Kangkung termasuk tanaman yang sangat mudah dibudidayakan dan cocok untuk pemula. Benih kangkung dapat langsung ditebar pada media tanam atau ditanam menggunakan metode hidroponik.

Tanaman ini membutuhkan air yang cukup serta sinar matahari agar tumbuh optimal. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu, kangkung sudah dapat dipanen. Kecepatan pertumbuhannya membuat kangkung menjadi salah satu pilihan terbaik untuk kebun rumah yang praktis.

6. Selada

Selada merupakan tanaman yang tidak membutuhkan ruang besar sehingga cocok untuk urban gardening. Penanaman dimulai dari biji yang disemai hingga tumbuh bibit sebelum dipindahkan ke pot.

Tanaman urban gardening ini lebih menyukai kondisi lingkungan yang sejuk dengan kelembapan yang terjaga. Penyiraman dilakukan secara rutin, terutama pada pagi atau sore hari. Dalam waktu relatif singkat, selada sudah dapat dipanen dan dikonsumsi sebagai sayuran segar.

7. Rosemary

Rosemary dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki aroma khas dan tahan terhadap kondisi kering. Tanaman ini dapat ditanam melalui stek batang yang kemudian dipindahkan ke media tanam berdrainase baik.

Rosemary tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering karena lebih menyukai tanah yang tidak terlalu lembap. Paparan sinar matahari yang cukup akan membantu pertumbuhan daun menjadi lebih optimal. Dengan perawatan minimal, rosemary dapat tumbuh dengan baik dan digunakan sebagai pelengkap masakan.

8. Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan tanaman hias yang populer karena daya tahannya yang tinggi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara memisahkan anakan atau melalui stek daun.

Lidah mertua tidak membutuhkan banyak air dan mampu bertahan di kondisi pencahayaan rendah. Perawatannya yang sederhana membuatnya cocok untuk pemula. Selain itu, tanaman ini juga dikenal mampu membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

9. Pakcoy

Pakcoy adalah sayuran yang mudah ditanam dan cepat dipanen. Benih pakcoy biasanya disemai terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke pot kecil.

Tanaman ini membutuhkan penyiraman rutin serta sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan optimal. Dalam waktu sekitar satu bulan, pakcoy sudah siap dipanen. Kemudahan perawatannya menjadikannya pilihan ideal untuk kebun rumah.

10. Stroberi

Stroberi tidak hanya bermanfaat sebagai buah konsumsi, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi. Tanaman ini dapat ditanam dari bibit atau anakan yang sudah siap tanam.

Stroberi membutuhkan media tanam yang subur serta pencahayaan yang cukup untuk menghasilkan buah. Penyiraman dilakukan secara teratur tanpa membuat tanah terlalu basah. Dengan penempatan yang tepat, stroberi dapat tumbuh sekaligus mempercantik area rumah.

11. Daun Bawang

Daun bawang menjadi tanaman yang praktis karena dapat ditanam kembali dari sisa dapur. Bagian akar cukup ditanam di media tanah atau direndam dalam air hingga tumbuh kembali.

Tanaman ini membutuhkan penyiraman rutin agar tetap segar. Pencahayaan yang cukup juga membantu pertumbuhan daun menjadi lebih optimal. Dalam waktu singkat, daun bawang sudah dapat dipanen kembali.

12. Seledri

Seledri dapat ditanam dengan memanfaatkan bagian batang yang direndam hingga berakar. Setelah itu, tanaman dipindahkan ke pot dengan media tanam yang subur.

Seledri membutuhkan kelembapan yang cukup serta penyiraman teratur. Tanaman ini tidak memerlukan ruang besar sehingga cocok untuk kebun minimalis. Dengan perawatan yang tepat, seledri dapat tumbuh subur dan siap digunakan sebagai pelengkap masakan.

13. Oregano

Oregano merupakan tanaman herbal yang cukup tahan terhadap kondisi panas. Penanaman dapat dilakukan dari biji atau stek batang dengan proses yang sederhana.

Tanaman ini tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering sehingga cocok untuk perawatan minim. Pencahayaan yang cukup akan membantu pertumbuhan daun menjadi lebih optimal. Oregano dapat dipanen secara berkala untuk kebutuhan dapur.

14. Timun

Timun dapat ditanam di lahan terbatas dengan memanfaatkan sistem vertikal. Benih ditanam langsung pada media tanam dan membutuhkan penyangga untuk pertumbuhannya.

Penyiraman dilakukan secara rutin agar tanaman tidak kekurangan air. Paparan sinar matahari sangat penting untuk mendukung proses pembentukan buah. Dengan perawatan yang tepat, timun dapat berbuah dan dipanen dalam waktu relatif singkat.

15. Terong

Terong termasuk tanaman yang tetap produktif meski ditanam di pot. Proses penanaman dimulai dari penyemaian biji sebelum dipindahkan ke wadah yang lebih besar.

Tanaman ini membutuhkan nutrisi yang cukup serta pencahayaan optimal. Penyiraman dilakukan secara rutin dengan menjaga kelembapan tanah. Hasil panennya cukup memuaskan untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga: Wisata Petik Melon Hadir di Tengah Kota Tuban, Lahan Bekas Kandang Kambing Disulap Jadi Kebun Buah

16. Bayam

Bayam dikenal sebagai tanaman yang cepat tumbuh dan mudah dirawat. Benih dapat langsung ditebar pada media tanam tanpa perlu penyemaian.

Penyiraman dilakukan secara teratur agar tanaman tetap segar. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu, bayam sudah dapat dipanen. Kemudahan ini membuat bayam cocok bagi pemula.

17. Lavender

Lavender menjadi tanaman yang menarik karena tampilannya yang indah dan aromanya yang khas. Penanaman dapat dilakukan dari biji atau stek dengan media tanam yang memiliki drainase baik.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh untuk tumbuh optimal. Penyiraman dilakukan secukupnya agar tidak terlalu lembap. Selain sebagai dekorasi, lavender juga bermanfaat untuk mengusir serangga.

18. Kaktus

Kaktus merupakan tanaman yang sangat mudah dirawat dan cocok untuk pemula. Penanaman menggunakan media khusus dengan drainase baik agar tidak menahan air berlebih.

Tanaman ini tidak memerlukan penyiraman rutin, cukup dilakukan sesekali. Kaktus dapat ditempatkan di dalam maupun luar ruangan. Nilai estetikanya menjadikannya pilihan dekorasi yang praktis.

19. Sirih Gading

Sirih gading adalah tanaman hias yang mudah tumbuh di berbagai kondisi. Penanaman dapat dilakukan melalui stek batang yang direndam hingga berakar.

Tanaman ini dapat tumbuh baik di media air maupun tanah. Perawatannya cukup sederhana dengan penyiraman ringan. Sirih gading cocok untuk mempercantik ruangan indoor.

20. Microgreens

Microgreens menjadi tren karena proses tanam dan panennya sangat cepat. Benih ditebar pada wadah dangkal dengan media tanam tipis.

Penyiraman dilakukan secara ringan agar tidak merusak bibit. Dalam waktu kurang dari dua minggu, tanaman sudah dapat dipanen. Metode ini sangat praktis untuk ruang terbatas.

Urban gardening pada akhirnya bukan soal tren semata, tapi juga gaya hidup yang lebih sadar lingkungan. Dengan ruang terbatas sekalipun, aktivitas berkebun tetap bisa dilakukan secara fleksibel dan menyenangkan. Namun, tetap penting untuk memperhatikan kebutuhan dasar tanaman seperti cahaya matahari, air, dan media tanam.

Dengan pemilihan tanaman urban gardening yang sesuai dan perawatan yang konsisten, kebun mini di rumah bukan lagi hal yang sulit diwujudkan. Bahkan, di tengah padatnya kehidupan kota, urban gardening bisa menjadi cara sederhana untuk tetap dekat dengan alam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Maulida N/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Contoh tanaman urban gardeningTanaman di kebun miniTanaman urban gardening kekinianUrban gardening adalah
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Kebersihan rumah.

Jangan Diabaikan! Ini 10 Kebiasaan yang Membantu Menjaga Kebersihan Rumah

by Dwi Linda
06/06/2026 10:15 AM
0

Tugujatim.id - Bingung kenapa rumah selalu terlihat kotor dan berantakan? Yuk simak, Tugu Jatim bakal kasih tahu kamu kebiasaan apa...

Dekorasi kamar kost low budget

Ini Inspirasi Dekorasi Kamar Kost Low Budget agar Nyaman untuk Belajar dan Istirahat

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 2:51 PM
0

Tugujatim.id – Dekorasi kamar kost low budget menjadi salah satu hal yang mulai banyak dicari mahasiswa baru menjelang musim penerimaan mahasiswa...

Cara glow up alami.

7 Cara Glow Up Alami yang Lagi Viral di Kalangan Anak Muda

by Dwi Linda
29/05/2026 11:33 AM
0

Tugujatim.id – Cara glow up alami jadi salah satu resolusi yang paling banyak masuk wishlist anak muda di tahun 2026....

Self care trend.

5 Self Care Trend Juni 2026 yang Lagi Digemari Gen Z

by Dwi Linda
28/05/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id – Self care trend 2026 sekarang mulai jadi pembahasan yang sering muncul di kalangan anak muda, terutama Gen Z....

Next Post
TKA

Bukan Syarat Kelulusan Tapi 2.770 Siswa SMP Kota Blitar Tetap Ikut TKA, Ini Alasannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID