BOJONEGORO, Tugujatim.id – Siapa bilang Bojonegoro hanya terkenal dengan minyak dan kayunya?Kebun Belimbing Ngringinrejo di ujung timur kabupaten, tepatnya di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, kini jadi destinasi wisata edukasi sebagai daya tarik utama lho.
Bahkan, Kebun Belimbing Ngringinrejo juga pernah meraih Juara I Anugerah Pariwisata Jawa Timur kategori Man-made Tourism. Agrowisata ini memiliki luas mencapai sekitar 19,3 hektare dengan ribuan pohon yang dikelola oleh kelompok tani lokal dan telah membantu perekonomian desa.
Baca Juga: Waduk Pacal Bojonegoro: Pesona Keindahan Bendungan Peninggalan Belanda
Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan hamparan kebun yang teduh, tetapi juga kesempatan langka untuk memetik sendiri buah belimbing madu yang terkenal manis, besar, dan berwarna kuning keemasan itu.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Salah satu daya tarik utama Ngringinrejo adalah harganya yang sangat bersahabat di kantong. Untuk menikmati keindahan dan kesegaran agrowisata ini, pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk sebesar Rp3.000 per orang.

Harga yang super murah ini menjadikan argowisata Kebun Belimbing Ngringinrejo sebagai pilihan ideal untuk wisata keluarga, edukasi sekolah, atau sekadar melepas penat tanpa khawatir biaya membengkak.
Agrowisata ini buka setiap hari, umumnya mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Jam terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari ketika udara masih sejuk atau sore hari menjelang matahari terbenam untuk mendapatkan cahaya foto yang estetik.
Sensasi Memetik dan Belanja Hasil Bumi
Pengalaman utama di sini tentu saja “petik sendiri” (self-picking). Setelah membayar tiket masuk, pengunjung bebas berjalan-jalan di antara ribuan pohon belimbing yang rindang.
Harga buah belimbing yang dipetik atau dibeli di tempat biasanya bervariasi tergantung ukuran dan musim panen. Umumnya, harga berkisar antara Rp8.000-Rp13.000 per kilogram untuk varietas unggulan seperti belimbing madu. Harga yang kompetitif ini memungkinkan wisatawan membawa pulang oleh-oleh segar yang terjamin kualitasnya.
Selain buah segar, di area penjualan juga tersedia berbagai olahan belimbing seperti:
- Kerupuk Belimbing
- Dodol Belimbing
- Jus Belimbing kemasan
- Aneka manisan dan camilan berbahan dasar belimbing.
Fasilitas Penunjang Edukasi dan Rekreasi
Agrowisata ini juga terus berbenah dengan menyediakan fasilitas yang memadai untuk menunjang kenyamanan dan pengalaman edukatif wisatawan, di antaranya:
1. Area Parkir dan Toilet
Tersedia area parkir yang luas dan aman untuk kendaraan serta fasilitas toilet yang bersih.
2. Pusat Informasi dan Edukasi
Pengunjung dapat belajar langsung mengenai proses budidaya belimbing dari para petani, mulai dari penanaman hingga panen.
3. Gazebo dan Tempat Istirahat
Banyak spot teduh dan gazebo yang disiapkan bagi pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati suasana kebun.
4. Wahana Permainan Anak
Terdapat area bermain sederhana untuk anak-anak, bahkan beberapa sumber menyebut adanya Rumah Pohon sebagai daya tarik tambahan, menjadikannya lokasi yang family friendly.
5. Panggung Kesenian dan Festival
Lokasi ini sering dijadikan pusat kegiatan desa, termasuk Festival Belimbing tahunan yang menampilkan arak-arakan gunungan belimbing, menyorot kekayaan budaya lokal.
6. Sentra Kuliner Lokal
Terdapat warung-warung sederhana yang menjajakan makanan dan minuman lokal, termasuk olahan hasil bumi Ngringinrejo lainnya.
Dengan konsep wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism), Kebun Belimbing Ngringinrejo tidak hanya menawarkan kesenangan berwisata, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi yang nyata serta berkontribusi langsung pada kesejahteraan petani lokal.
Itu dia informasi seputar Agrowisata Kebun Belimbing Ngringinrejo yang berada di Desa Ngringinrejo, Kalitidu, Bojonegoro. Destinasi wisata edukasi ini jadi andalan Kota Bojonegoro yang luasnya sekitar 19,3 hektare. Ikon agrowisata ini dikenal dengan varietas belimbing madunya yang manis dan berukuran besar.
Harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp3.000 per orang, memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi ribuan pohon belimbing. Fasilitas utama yang ditawarkan adalah pengalaman petik buah langsung dari pohon (buah dibayar terpisah, sekitar Rp8.000-Rp13.000/kg).
Selain itu, tersedia pusat penjualan oleh-oleh olahan belimbing (kerupuk, dodol), area parkir, toilet, gazebo, dan wahana bermain anak seperti rumah pohon. Kebun ini juga rutin menjadi lokasi Festival Belimbing. Agrowisata ini ideal untuk liburan keluarga yang mencari pengalaman alam, edukasi pertanian, dan oleh-oleh segar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fikri Azmy Fahrillah/Magang
Editor: Dwi Lindawati








