MOJOKERTO, Tugujatim.id – Ribuan data pemilih dihapus oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto. Tepatnya 3.700 data pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) menjelang penetapan daftar pemilih tetap (DPT). Ribuan data masuk kategori TMS itu karena meninggal dunia, terdata ganda, hingga terdata pemilih di tempat pemungutan suara lokasi khusus (TPS lokus).
Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Vikhie Risdianto menerangkan terjadi pengurangan ribuan data pemilih akibat TMS.
“Data yang bersumber dari daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) memang terjadi pengurangan pemilih. Ada 3.700 data pemilih berstatus TMS. Sebelumnya, terdata 850.747 orang berubah menjadi 847.047 orang,” terang Vikhie, Senin (12/06/2023).
Vikhie melanjutkan, 3.700 data pemilih dicoret dari DPSHP karena pemilih terdata ganda. Selain itu, ada pemilih yang memutuskan pindah domisili, pemilih telah meninggal dunia, pemilih terdata di TPS loksus, bahkan data pemilih terdata di TPS luar negeri (TPS LN).
“Pemilih berstatus TMS karena ada yang sudah meninggal, ada pula yang datanya ganda. Data ganda yang dimaksud bukan karena sekadar ganda, tapi karena adanya TPS lokus di se-Indonesia. Bahkan, ada pemilih yang ikut terdata di luar negeri (TPS LN),” sambung Vikhie.
Menurut dia, 3.700 data yang dicoret KPU Kabupaten Mojokerto ini tersebar di 18 kecamatan di Bumi Majapahit.
“Sudah pindah domisili tapi belum mengurus data yang terbaru. Selain itu, ribuan data pemilih ini tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto,” beber Vikhie.
Sebelumnya, KPU Kabupaten Mojokerto sendiri melakukan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilu 2024 sejumlah 850.747 orang pada Sabtu (8/04/2023). Data tersebut kemudian berkurang menjadi 847.074 orang setelah melalui tahapan penetapan DPSHP pada Senin (12/05/2023).
Data pemilih tersebut tersebar dalam 3.304 tempat pemungutan suara (TPS) dan 8 TPS lokus. Terkait daftar pemilih tetap (DPT), KPU Kabupaten Mojokerto segera menetapkannya pada bulan ini, sekitar 20-21 Juni.
“Penetapan DPT bulan ini. Sekitar 20-21 Juni mendatang,” tandas Vikhie.








