3 Hari Pasca Erupsi Semeru, 27 Orang Hilang Belum Ditemukan

3 Hari Pasca Erupsi Semeru, 27 Orang Hilang Belum Ditemukan

  • Bagikan
Anggota Tim SAR BPBD Jatim dan BPBD Lumajang saat melakukan proses pencarian korban hilang di aliran lahar dekat Dusun Sumbersari Umbulan, Desa Supiturang, Lumajang, Selasa (7/12/2021)
Anggota Tim SAR BPBD Jatim dan BPBD Lumajang saat melakukan proses pencarian korban hilang di aliran lahar dekat Dusun Sumbersari Umbulan, Desa Supiturang, Lumajang, Selasa (7/12/2021). (Foto: Bayu Eka Novanta)

LUMAJANG, Tugujatim.id – 27 orang korban hilang belum ditemukan hingga di hari ke 3 pasca erupsi Gunung Semeru. Meski begitu, pencarian terus dilakukan oleh petugas.

BPBD Lumajang melaporkan bahwa hingga Selasa (7/12/2021) korban meninggal dunia bertambah menjadi 29 jiwa, luka berat 69 jiwa dan luka ringan 100 jiwa.

Selain itu, 27 korban hilang belum ditemukan. Petugas mengalami kesulitan untuk melakukan pencarian karena sebagian besar tidak punya saksi kunci sehingga informasi lokasi yang didapat kurang akurat.

Walaupun pencarian yang dilakukan kerap nihil, tim SAR BPBD Jawa Timur dan BPBD Lumajang bersama relawan tetap melakukan pencarian. Salah satu lokasi yang disasar dalam pencarian adalah aliran lahar di kawasan Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/2021).

Di lokasi tersebut, 3 orang tim SAR turun ke aliran lahar usai mendengar petunjuk dari warga sekitar yang menjumpai aktivitas pertambangan pasir sebelum kejadian. Endapan material yang dipijak juga sudah mengeras. Namun hasil pencarian tersebut nihil.

Anggota Tim SAR BPBD Lumajang, Peppy mengatakan dalam upaya pencarian korban hilang hingga saat ini masih menunjukkan hasil nihil. 27 orang yang dilaporkan hilang hingga kini masih belum diketahui kejelasannya.

”Ini tadi kami cari masih nihil dan terkendala endapan material vulkanik di medan lokasi masih panas. Namun pada prinsipnya tidak masalah, kami terus lakukan pencarian,” jelas dia pada wartawan.

Tak hanya di situ, pencarian korban juga disebar di 3 titik berbeda antara lain di SRU 1 Desa Kajar Kuning dan Curah Kobokan, SRU 2 di Tambang Pasir H Satuhan dan SRU 3 di Desa Kebondeli dan Kampung Renteng.

Sementara itu, data dari Basarnas menyebutkan ada 34 korban jiwa meninggal dan 16 orang dalam pencarian. Data ini akan disinkronisasi lebih lanjut karena proses identifikasi.

Lebih lanjut, akibat gempa tercatat dampak kerusakan 2.970 unit rumah, 31 unit fasum, 24 unit sarana pendidikan, 5 unit tempat ibadah, faskes 1 unit dan 1 unit Jembatan Gladak Perak terputus.

  • Bagikan