• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tapal Kuda.

Dari kanan, Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menandatangani kesepakatan bersama lewat jalur KA Panarukan-Jember berpotensi dongkrak ekonomi regional. (Foto: Istimewa)

3 Kabupaten Tapal Kuda Bersatu, Mas Rio: Jalur KA Panarukan-Jember Potensi Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Regional

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONDOWOSO, Tugujatim.id – Langkah strategis mengubah wajah ekonomi kawasan Tapal Kuda dimulai. Tiga pemimpin daerah dari Situbondo, Bondowoso, dan Jember kompak mengikat komitmen kerja sama pembangunan wilayah terpadu melalui pendekatan aglomerasi.

Momentum bersejarah ini terjadi Pendapa Raden Bagus Asra Bondowoso pada Kamis (16/10/2025). Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan, inisiatif kolaborasi regional ini lahir dari kesadaran bersama untuk mendongkrak perekonomian dan mengikis tingkat kemiskinan yang masih tinggi di wilayah timur Jawa Timur.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM

“Terima kasih kepada dua rekan bupati yang memiliki visi sama. Kesepakatan trilateral ini sangat penting bagi masa depan rakyat kita,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Rio tersebut.

Baca Juga: Pemkab Situbondo Salurkan Dana Rp372 Juta pada Korban Gempa, Transparansi Jadi Prioritas

Menurut dia, konsep aglomerasi yang diusung bukan sekadar urusan batas administratif, melainkan penyatuan kekuatan ekonomi dan budaya yang sejatinya sudah terbangun secara alamiah di antara ketiga wilayah.

“Konsep ini tentang sinergi aktivitas ekonomi yang saling mendukung. Contoh sederhananya, produk tape khas Bondowoso laris manis di Situbondo. Kami justru bangga menjual dengan identitas aslinya, karena inilah esensi sejati dari aglomerasi,” papar Mas Rio.

Bupati termuda di kawasan ini menegaskan bahwa kesepakatan harus melahirkan terobosan nyata yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Salah satu gagasan besarnya adalah menghidupkan kembali jalur kereta api Panarukan–Jember yang sempat terbengkalai.

“Jalur rel kereta api historis dari Panarukan hingga Jember jika dioperasikan kembali, potensinya luar biasa. Ribuan peluang kerja akan terbuka dan memberikan efek domino positif bagi perekonomian regional,” ungkapnya.

Peluang Emas Destinasi Wisata Lintas Kabupaten

Sektor pariwisata juga menjadi fokus pengembangan dalam kerja sama ini. Mas Rio melihat peluang besar untuk mengemas destinasi wisata lintas kabupaten menjadi satu kesatuan paket wisata yang menarik.

“Wisatawan bisa menikmati keindahan Pantai Pasir Putih di wilayah kami, lalu berburu blue fire di Kawah Ijen Bondowoso, dan melanjutkan petualangan ke pantai selatan seperti Watu Ulo di Jember. Semuanya saling terkait. Faktanya, mayoritas pengunjung Pasir Putih saat ini justru berasal dari Jember dan Bondowoso,” jelasnya.

Lebih jauh, pemimpin muda Situbondo ini melihat kesepakatan trilateral sebagai wujud nyata dukungan terhadap program nasional pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Kami bertiga sama-sama pemimpin baru dengan tantangan serupa. Saya, Ra Hamid, dan Gus Fawait memiliki misi yang sama: mengentaskan kemiskinan di daerah kami,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid yang kerap disapa Ra Hamid, menambahkan, model aglomerasi Tapal Kuda berpotensi menjadi contoh pengembangan kawasan terintegrasi di Indonesia bagian timur.

“Tidak tertutup kemungkinan kawasan kita akan menjadi pusat pertumbuhan seperti Jabodetabek atau Gerbangkertosusila. Kita punya modal kuat: kesamaan budaya dan letak geografis yang berdekatan,” kata Ra Hamid.

Sedangkan Bupati Jember Muhammad Fawait meyakini bahwa kesepakatan ini akan membuka pintu lebar bagi kemajuan ekonomi dan industri pariwisata kawasan.

“Ini adalah strategi jangka panjang. Kami bertekad mengubah stigma Tapal Kuda sebagai kantong kemiskinan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Jawa Timur,” tegas bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.

Sebagai tindak lanjut, ketiga pemimpin daerah sepakat untuk segera merumuskan Perjanjian Kerja Sama teknis antarlembaga di masing-masing kabupaten sebagai fondasi operasional kerja sama ini dalam waktu dekat. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Bondowoso hari iniBondowosoBondowoso hari iniBupati Bondowoso Abdul Hamid WahidBupati Jember Muhammad FawaitJalur KA Panarukan-JemberKerja sama Situbondo-Bondowoso-Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
TPPI Tuban.

Operasional TPPI Tuban Kembali Normal, Pasokan BBM Nasional Aman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID