PASURUAN, Tugujatim.id – Kebakaran pabrik kimia PT Sorini Towa Berlian Corporindo (STBC) di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan membuat panik warga pada Kamis (25/9). Tiga pekerja mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran sempat membuat warga sekitar panik, karena letak pabrik dekat dengan permukiman padat penduduk. Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Warga sempat panik, dikarenakan lokasinya dekat rumah-rumah warga. Soalnya pabrik bahan kimia khawatirnya meledak,” ujar Lilis, salah seorang warga pada Kamis (25/9).
Berdasarkan keterangan polisi, api muncul dari gedung produksi lantai 5. Api kemudian dengan cepat menyambar cairan sorbitol yang disimpan di lantai 5. Kobaran api bahkan menyebar hingga ke lantai 4. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB, setelah tim pemadam kebakaran Kabupaten Pasuruan diterjunkan ke TKP dan berjibaku melakukan pemadaman selama 2 jam.
Akibat kebakaran tersebut, tiga orang pekerja mengalami luka bakar cukup parah. Korban di antaranya Irwan Cahyono (40), asal Kecamatan Bangil, mengalami luka bakar 80 persen, Muhammad Syaifudin (30), asal Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, mengalami luka bakar 17 persen di kaki kiri dan kedua lengan, dan Muslimin (37), warga Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, mengalami luka bakar di punggung sebelah kiri.
“Ketiga korban langsung dievakuasi ke rumah sakit guna memperoleh perawatan intensif,” ujar Iptu Joko Suseno, Kasi Humas Polres Pasuruan.
Kata Joko, api diduga muncul akibat konsleting listrik di gedung produksi lantai 5. Kobaran api kemudian menyambar cairan sorbitol dan menyebar ke lantai 4. Terkait kerugian materiil masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan kerugian mencapai miliaran.
“Kita masih proses lidik,” pungkasnya.
Sementara itu, dari pihak managemen perusahaan belum menanggapi dan memberikan keterangan resmi terkait insiden kebakaran tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








