• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, mencoba menerbangkan layang-layang bentuk naga dalam festival selayang Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Tuban.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, mencoba menerbangkan layang-layang bentuk naga dalam festival selayang Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Tuban. (Foto: Diskominfo Tuban)

35 Layang-layang Unik dari 5 Kabupaten Hiasi Langit Desa Klotok Plumpang Tuban

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemandangan berbeda tampak di langit Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Kilauan warna-warni dari 35 layang-layang dari berbagi penjuru daerah menghiasai langit desa tersebut pada Minggu (7/8/2022) sore.

Pertunjukan yang membuat masyarakat berdecak kagum itu merupakan festival selayang yang digelar rutin setiap tahun di Kecamatan Plumpang.

You might also like

Jawa Timur

Barat Berkabut Asap, Timur Cerah Berangin: Simak Prakiraan Cuaca Jawa Timur Selasa Ini

30/06/2026 6:05 AM
Harga telur.

Wagub Jatim Janji Kawal Stabilitas Harga Telur, Peternak Diminta Tak Khawatir

29/06/2026 10:28 PM

Camat Plumpang Saefiyudin mengungkapkan, ada 35 peserta yang mengikuti festival Selayang Plumpang ini. Selain berasal dari Kabupaten Tuban, peserta juga berasal dari Kabupaten Lamongan, Bojongeoro, Blora, dan Rembang.

Ia mengaku, event kali ini memang dilaksanakan berbeda, sebab biasanya festival layang-layang dilaksanakan tidak berbarengan dengan PHBN (Peringatan Hari Besar Negara).

“Event ini sebenarnya memang sudah dilakukan tiap tahun, tetapi kali ini kami adakan berbarengan dengan acara Agustusan atau PHBN,” ungkap camat yang biasa disapa Asep ini.

Asep menambahkan, animo yang ditunjukkan oleh peserta dan masyarakat menambah semangat panitia untuk event berskala nasional ini. Terlebih, ekonomi masyarakat juga bisa terangkat dengan adanya UMKM yang banyak terlibat.

“Mudah-mudahan harapan Mas Bupati bisa kami wujudkan, menjadikan Festival Layang-Layang Selayang Plumpang ini berskala nasional,” terangnya Asep.

Selayang Plumpang merupakan satu dari banyak agenda dari Kecamatan Plumpang dalam memeriahkan PHBN tahun 2022 ini.

e1c652cc 4381 4f74 a8fd 1b39adb7f490
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memberi sambutan di acara Selayang Plumpang. (Foto: Diskominfo Tuban)

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, mengungkapkan kekagumannya atas kemeriahan acara yang berlangsung berkat sinergi dari seluruh Kepala Desa Plumpang dengan Pemerintah Kecamatan, dan bekerjasama dengan Rahayu Ning Plumpang yang merupakan kelompok KKN dari Universitas Gadjah Mada Yogjakarta.

“Saya senang sekali, dan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh kepala desa di Kecamatan Plumpang yang kompak sekali, bekerja sama dengan kecamatan dan teman-teman UGM, luar biasa,” ucap Mas Bupati.

Selayang Plumpang menghadirkan banyak kegiatan, di antaranya festival layang-layang terbesar yang diadakan di Kecamatan Plumpang dan telah menjadi event tahunan kecamatan tersebut. Untuk itu, Mas Lindra berharap event ini bisa menjadi event bertaraf nasional.

“Pesertanya sudah banyak dari luar kabupaten, jadi saya harap ke depan bisa menjadi event nasional,” harap Mas Lindra.

Menurutnya, festival tersebut memiliki potensi besar untuk menarik banyak wisatawan dari dalam maupun luar kabupaten, sehingga bisa memunculkan nilai ekonomi.

“Jika nanti jadi event nasional, saya yakin ada perputaran ekonomi di desa hingga tingkat kecamatan,” kata Mas Lindra.

Adapun pemenang dalam Festival Layang-layang di event Selayang Plumpang ini yaitu: terbaik 1: Grenda Seba dari Kecamatan Tuban, terbaik ke-2 Trio Capel Kit, dari Kecamatan Bancar, dan terbaik ke 3 Ponco Noko dari Kecamatan Plumpang.

Adapun layangan terpanjang adalah LBS dari Kabupaten Bojonegoro, dan Layangan terjauh yaitu Puspa Kit, asal Kabupaten Blora.

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bupati TubanFestival Layang-layangFestival SelayangKabupaten TubanLayang-layangLayang-layang Naga
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jawa Timur

Barat Berkabut Asap, Timur Cerah Berangin: Simak Prakiraan Cuaca Jawa Timur Selasa Ini

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 6:05 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (30/06/2026) menunjukkan pola kontras, dengan kabut asap pekat mendominasi wilayah barat seperti...

Harga telur.

Wagub Jatim Janji Kawal Stabilitas Harga Telur, Peternak Diminta Tak Khawatir

by Dwi Linda
29/06/2026 10:28 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ratusan peternak gelar aksi di depan Gedung DPRD Jatim, Surabaya, efek harga telur di bawah harga acuan...

Harga telur.

Harga Telur di Blitar Anjlok, Peternak Sebut Jeda MBG dan Permainan Tengkulak Jadi Biang Kerok

by Dwi Linda
29/06/2026 9:41 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Melimpahnya produksi telur ayam di Kabupaten Blitar yang mencapai 1.500 ton per hari kini menjadi buah simalakama...

Juanda.

Update Kasus ASN Bangkalan Tewas di Juanda, Kuasa Hukum Minta Publik Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

by Dwi Linda
29/06/2026 8:01 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kuasa hukum keluarga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan berinisial RYS, 51, yang ditemukan tewas di...

Next Post
Pemain Manchester United saat menjamu Brighton & Hove Albion pada Minggu (7/8/2022) malam.

Manchester United Tak Berdaya Hadapi Brighton pada Pertandingan Perdana

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID