BALI, Tugujatim.id – Persebaya Surabaya tampil dominan saat menghadapi Arema FC dengan kemenangan telak 4-0 dalam laga yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (28/04/2026), dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak awal, namun efektivitas Persebaya di babak kedua menjadi pembeda.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Persebaya mencoba mengontrol tempo melalui penguasaan bola, sementara Arema FC mengandalkan serangan cepat untuk menekan lini pertahanan lawan. Jual beli serangan tak terhindarkan dengan beberapa peluang tercipta dari kedua kubu.
Baca Juga: Persebaya vs Arema FC di Bali, Pelatih Tavares: Semua Pemain Termotivasi Menang
Meski demikian, solidnya lini belakang masing-masing tim membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum. Beberapa peluang emas gagal dikonversikan menjadi gol, baik oleh Persebaya maupun Arema FC.
Memasuki babak kedua, Persebaya mulai menunjukkan permainan yang lebih sabar dan terorganisasi. Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-49. Francisco Rivera sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Arema FC, membawa Persebaya unggul 1-0.
Tavares Ucapkan Terima Kasih ke Bonek-Bonita
Gol tersebut menjadi titik balik permainan. Persebaya semakin percaya diri dalam mengembangkan serangan, sementara Arema FC mulai kehilangan ritme. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh skuad Bajol Ijo.
Pada menit ke-76, Persebaya menggandakan keunggulan melalui Jefferson Silva. Gol ini bermula dari eksekusi penalti Bruno Moreira yang gagal. Bola muntah yang tidak mampu diamankan kiper Arema FC langsung disambar Jefferson Silva menjadi gol kedua.

Keunggulan dua gol membuat Persebaya semakin di atas angin. Hanya berselang enam menit, Francisco Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82, sekaligus mencetak brace dan memperlebar keunggulan menjadi 3-0.
Arema FC yang berusaha bangkit justru kembali kebobolan di menit ke-86. Kali ini giliran Mikael Tata yang mencetak gol keempat Persebaya, memastikan kemenangan telak tanpa balas.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya. Hasil ini menegaskan dominasi Persebaya di babak kedua sekaligus menunjukkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang setelah sempat mengalami kebuntuan di paro pertama laga.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Tavares membuka pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada pemain dan Bonek-Bonita yang terus memberikan energi tambahan bagi tim, termasuk saat sesi latihan terakhir di Surabaya.
“Pertama sekali, saya ingin mengucapkan terima kasih atas attitude dari pemain kami. Juga terima kasih kepada Bonek-Bonita yang mendukung kami, bahkan saat latihan terakhir mereka datang dan menunjukkan kepada pemain apa artinya pertandingan melawan Arema,” ujarnya.
Baca Juga: Risiko! Pertandingan Arema FC Vs Persebaya Diusulkan Tidak Digelar di Stadion Kanjuruhan
Dia menilai laga berjalan tidak mudah, terutama di babak pertama ketika kedua tim sama-sama kesulitan mengembangkan permainan akibat cuaca panas.
“Intensitas pertandingan pun sempat menurun dengan peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol,” ucap Tavares.
Memasuki babak kedua, Persebaya melakukan sejumlah penyesuaian, terutama dalam skema tanpa bola. Perubahan tersebut terbukti efektif. Gol pembuka menjadi momentum kebangkitan, yang kemudian diikuti tiga gol tambahan.
“Setelah gol pertama, kami punya banyak peluang. Kami bisa mencetak gol kedua, ketiga, dan keempat. Tapi harus diakui, Arema juga punya peluang. Tidak mudah mencetak empat gol ke gawang Arema, ini menunjukkan tim bekerja sangat keras,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar
Editor: Dwi Lindawati








