4 Tanda Anda Kecanduan Media Sosial, Ayo Segera Atasi

4 Tanda Anda Kecanduan Media Sosial, Ayo Segera Atasi

  • Bagikan
Kecanduan media sosial penjadi satu persoalan yang dihadapi oleh banyak kalangan milenial saat ini/tugu jatim
Kecanduan media sosial penjadi satu persoalan yang dihadapi oleh banyak kalangan milenial saat ini. (Foto: Pexels)

Tugujatim.id – Media sosial (medsos) sudah menjadi bagian dari kehidupan kaum milenial yang tidak dapat dipisahkan dengan mudah. Ada beberapa alasan yang membuat mereka gandrung dengan medsos, di antaranya penggunaannya yang praktis dan cepat serta dapat terhubung dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia.

Semua itu terlihat menyenangkan, tetapi sebetulnya justru di titik itulah medsos menjadi bumerang. Mereka jadi terlalu asyik menelusuri sesuatu yang disukai, bahkan melupakan kehidupan nyata yang dimiliki.

Anda mungkin pernah tersadar, tiba-tiba waktu berjalan cepat padahal yang Anda lakukan hanya duduk dan berkutat dengan gawai. Banyak dari mereka tidak menyadari kalau dirinya sudah menjadi pecandu medsos. Lalu bagaimana cara mendeteksi bahwa Anda sudah kecanduan dan langkah untuk mengatasinya? Simak penjelasan di bawah ini.

1. Yang Dekat Jadi Jauh, Yang Jauh Jadi Dekat

Meskipun dapat terhubung dengan saudara dari daerah yang jauh, seringkali Anda justru mengabaikan kehadiran orang-orang terdekat. Bahkan ketika perkumpulan keluarga, Anda bisa jadi lebih memilih bermain smartphone ketimbang berbincang-bincang dengan kerabat yang duduk.

Hal ini selain tidak dibenarkan secara etika, juga dapat mempengaruhi hubungan pribadi Anda dengan orang-orang terdekat. Cobalah untuk mematikan notifikasi atau bahkan smartphone sebentar saja saat perkumpulan. Ingat, waktu bersama keluarga juga berharga lho.

2. Sosial Media is Everything

Apa yang rutin Anda lakukan ketika bangun tidur? Kebanyakan orang di zaman sekarang pasti mengecek notifikasi pada smartphone mereka. Apakah ada pesan masuk yang belum terbaca, berita terbaru, atau komentar yang memenuhi postingan pada media sosial yang kemarin diunggah?

Lalu apakah Anda sering berbagi hal sehari-hari yang biasa dilakukan demi mendapat berbagai tanggapan? Anda sering menganggap rasa senang belum terpuaskan bila belum membagikan momen milik Anda di platform sosial media.

Jika iya, Anda tampaknya sudah kecanduan sampai mencampur urusan pribadi dengan kehidupan maya. Ada baiknya kurangi intensitas bermain dan berbagi hal-hal pribadi di dunia maya. Dilansir dari health.clevelandclinic.org, sebuah studi mengatakan 80 persen pengguna smartphone yang memeriksa ponsel setelah bangun tidur rentan mengalami stress dan peningkatan kecemasan sehingga dapat menyebabkan banyak gangguan. Salah satu contohnya adalah sulit tidur.

Belum lagi waktu yang Anda buang jadi percuma dan bermain medsos bukanlah sebuah kewajiban sehingga Anda perlu melakukannya setiap saat. Bermain medsos tidak dilarang, karena faktanya  memang didesain menarik dan menyenangkan. Tapi intinya jangan sampai kecanduan ya!

3. Rumput Tetangga Lebih Hijau

Sudah menjadi hal yang sangat biasa di mata kita melihat gaya hidup orang lain melalui medsos mereka. Pakaian mahal, barang-barang branded, makan-makanan mewah setiap saat, yang tak ayal seringkali membuat diri merasa iri dan berujung membandingkan hidup kita dengan yang lain.

Padahal, kita tidak tahu apa yang mereka sembunyikan dibalik foto yang dipajang. Penasaran diikuti rasa iri yang bertumbuh, kita jadi sering stalk akunnya. Padahal kadang kita tidak mengenal orangnya.

Ujung-ujungnya demi sebuah gengsi beberapa dari kita mungkin menyetarakan gaya hidup yang tak sesuai realitas. Kasus ini bukan hanya berbahaya bagi dompet, namun juga berbahaya bagi mental. Jalanmu masih panjang, kawan!

4. No Phone No Life

Sering merasa gelisah dan khawatir saat gadget tidak berada dalam genggaman? Kemungkinan besar Anda mengidap nomophobia atau sindrom takut akan kehilangan akses ke smartphone. Di saat memegang telepon pintar, Anda seringkali mengecek notifikasi atau menscroll wall yang sebenarnya tidak begitu penting.

Terkadang Anda tidak sadar sudah menscroll terlalu banyak dan hal itu sering menguras banyak emosi sampai Anda merasa kesal atas artikel yang baru dibaca. Cobalah untuk mengatur waktu penggunaan medsos di handphone.  Atau, mendownload aplikasi pengecek penggunaan sosial media untuk memantau.

Namun cara ini membutuhkan disiplin yang kuat dan terasa sangat sulit di awal bila Anda tidak benar-benar berusaha membiasakannya. Kuncinya tekun dan konsisten. Selamat mencoba!

  • Bagikan