• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi anak-anak belajar di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi anak-anak belajar di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Pixabay)

5 Tips Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Mengajar secara online atau daring di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri untuk guru, pengajar, atau pendidik di hampir semua instansi maupun lembaga pendidikan. Banyak sekali tantangan, hambatan, dan kesulitan saat menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring.

Nah, Tugu Jatim sudah merangkum 5 tips agar KBM dapat berjalan lebih lancar, aman, dan optimal di masa pandemi Covid-19 ini. Mengingat, pendidikan juga menjadi aspek paling dasar dalam upaya pemberdayaan SDM dan pembangunan peradaban manusia.

You might also like

Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

13/07/2026 8:26 AM
Charger HP Cepat Rusak

Kenapa Charger HP Cepat Rusak? Ini 11 Kebiasaan yang Sering Menjadi Penyebabnya

12/07/2026 12:00 PM

1. Pengelolaan Stres pada Guru

Menjadi guru pasti memiliki banyak pikiran, misalkan dari materi yang diajarkan, kurikulum yang disusun, metode mengajar yang dipakai untuk menjalankan KBM di masa pandemi Covid-19, dan lain-lainnya.

Guru pasti sudah terbiasa tatap muka dalam KBM, tapi saat pandemi Covid-19, guru mau tidak mau memakai metode mengajar daring melalui Zoom Cloud Meeting, Google Meet, YouTube, dan lain-lainnya. Hal itu pasti membawa tekanan dan tingkat stres yang tinggi. Karena itu, guru setidaknya punya kemampuan untuk manajemen stres dan tekanan agar proses KBM tidak terganggu.

2. Membagi Kelas Menjadi Grup Diskusi

Salah satu hal yang dicemaskan dalam KBM secara daring atau online, yakni materi pelajaran tidak tersampaikan secara optimal dan efektif kepada murid-murid. Guru pun dapat memakai metode berupa membagi kelas menjadi beberapa grup, kelompok, atau tim.

Pembagian itu dapat didasarkan pada bakat dan minat murid, kompetensi masing-masing, atau juga bisa melalui “breakdown” materi ajar sesuai topik yang ada di dalam kurikulum guru. Jadi, KBM menjadi lebih terstruktur, sistematis, dan efektif dalam menyampaikan materi.

3. Mencoba Proyek Berbasis Pembelarajan

Setelah membuat pembagian grup, kelompok, atau tim, lantas masing-masing dapat diberi penugasan tertentu agar satu sama lain di antara murid bisa langsung melakukan interaksi sosial dan diskusi ringan untuk membahas proyek tersebut. Meski hanya dilakukan melalui daring, momen semacam ini bisa membuat murid-murid bergairah dan tidak mudah bosan menyimak materi.

4. Tidak Terlalu Mengejar Target Silabus

Menyelesaikan target pada silabus di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri yang tidak mudah. Ketimbang membuat murid-murid jadi semakin pusing dan kesulitan karena dipaksa mengikuti dan mengerjakan berbagai tugas yang tidak relevan dengan situasi pandemi. Sebaiknya guru tidak terlalu mengejar target silabus. Buat materi ajar yang sederhana, menarik, dan cocok dipakai untuk sistem daring.

5. Buat Senang Semua Prosesnya

Mengajar saat masa pandemi Covid-19 menjadi begitu rumit dan banyak tantangan. Banyak yang hal mulai disusun ulang, dipertimbangkan efektivitasnya, hingga bagaimana agar KBM tetap berjalan secara menarik dan tidak membosankan. Tentu, untuk memikirkan semua itu pasti membuat kepala menjadi pening, bikin semua proses jadi santai, tenang, dan jalani prosesnya perlahan.

 

Tags: COVID-19 covid19guru mengajarMengajar saat pandemipandemi COVID-19sekolahsiswaTips mengajar saat Covid-19
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Teknik Feynman

Sering Kesulitan Memahami Materi? Coba 7 Langkah Belajar dengan Teknik Feynman

by Mochamad Abdurrochim
13/07/2026 8:26 AM
0

Tugujatim.id – Bagi sebagian pelajar maupun mahasiswa, memahami materi pelajaran tidak selalu cukup hanya dengan membaca berulang kali. Meski sudah...

Charger HP Cepat Rusak

Kenapa Charger HP Cepat Rusak? Ini 11 Kebiasaan yang Sering Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
12/07/2026 12:00 PM
0

Tugujatim.id - Charger HP yang cepat rusak sering kali membuat proses pengisian daya menjadi terganggu dan memaksa pengguna membeli charger...

Merek Deodoran.

8 Merek Deodoran Antiperspiran Wanita Terbaik di Bawah 50 Ribu, Bantu Kurangi Bau Badan dan Keringat

by Dwi Linda
11/07/2026 2:09 PM
0

Tugujatim.id - Deodoran antiperspiran menjadi salah satu produk yang banyak digunakan untuk membantu mengurangi bau badan sekaligus mengontrol keringat saat...

Probiotik.

Yogurt hingga Tempe, Ini 10 Makanan dan Minuman Probiotik serta Prebiotik Terbaik Jaga Pencernaan

by Dwi Linda
10/07/2026 10:28 AM
0

Tugujatim.id - Menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya bergantung pada konsumsi makanan berserat. Tubuh juga membutuhkan asupan probiotik dan prebiotik yang...

Next Post
Wali Kota Malang Sutiaji masih mempertimbangkan untuk memberlakukan jam malam untuk cegah Covid-19 menyebar. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Bakal Terapkan Jam Malam Lagi? Wali Kota Malang Sutiaji Masih Pikir-Pikir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID