Tugujatim.id – Charger HP yang cepat rusak sering kali membuat proses pengisian daya menjadi terganggu dan memaksa pengguna membeli charger baru. Banyak orang mengira penyebabnya hanya karena usia pakai atau kualitas produk. Padahal, sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele juga dapat memperpendek usia pakai charger, baik pada bagian kabel maupun adaptor.
Mulai dari cara mencabut kabel hingga cara menyimpan charger setelah digunakan, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi ketahanan charger dalam jangka panjang. Dengan menghindarinya, charger dapat digunakan lebih lama dan tetap bekerja secara optimal.
Agar charger tidak cepat mengalami kerusakan, berikut 11 kebiasaan yang sebaiknya dihindari.
1. Menggulung Kabel Terlalu Rapat
Banyak orang menggulung kabel charger hingga membentuk lingkaran kecil agar lebih mudah disimpan. Padahal, kebiasaan ini memberi tekanan berulang pada serat penghantar listrik di dalam kabel. Jika terus dilakukan, kabel lebih rentan putus sehingga proses pengisian daya bisa menjadi tidak stabil.
2. Mencabut Charger dengan Menarik Kabel
Saat melepas charger, sebagian orang masih menarik bagian kabel, bukan kepala konektornya. Cara ini membuat sambungan antara kabel dan konektor menerima beban tarikan secara terus-menerus. Akibatnya, bagian tersebut lebih cepat longgar dan memperpendek usia pakai charger.
3. Kabel Sering Ditekuk di Dekat Konektor
Bagian yang paling sering mengalami kerusakan biasanya berada di dekat kepala charger. Tekukan yang berulang dapat merusak kabel di bagian dalam meski lapisan luarnya masih terlihat utuh. Inilah sebabnya charger terkadang hanya bisa digunakan pada posisi tertentu.
4. Charger Sering Terjatuh
Adaptor charger memang terlihat kokoh, tetapi benturan yang terjadi berulang kali dapat memengaruhi komponen elektronik di dalamnya. Kerusakan mungkin tidak langsung terlihat, namun performa charger dapat menurun seiring waktu.
5. Menggunakan Stop Kontak yang Longgar
Stop kontak yang longgar membuat posisi charger tidak terpasang dengan sempurna. Selain membuat aliran listrik kurang stabil, kondisi ini juga dapat menimbulkan percikan kecil yang berpotensi membuat adaptor lebih cepat rusak.
Selain cara menggunakan charger, tempat dan kondisi saat pengisian daya juga berperan penting dalam menjaga ketahanannya.
6. Menutup Charger Saat Sedang Digunakan
Saat mengisi daya, adaptor akan menghasilkan panas sebagai bagian dari proses kerja normal. Namun, jika charger tertutup bantal, selimut, atau benda lain yang menghambat sirkulasi udara, panas akan lebih sulit dilepaskan. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat komponen di dalam adaptor bekerja lebih berat.
7. Meletakkan Charger di Tempat yang Terlalu Panas
Meninggalkan charger di bawah sinar matahari langsung atau di dalam mobil yang terparkir saat cuaca terik dapat mempercepat penurunan kualitas materialnya. Suhu tinggi juga dapat memengaruhi kinerja komponen elektronik di dalam adaptor.
8. Menggunakan Charger di Tempat yang Lembap
Lingkungan yang lembap dapat memicu munculnya korosi pada bagian logam konektor. Jika dibiarkan, korosi dapat mengganggu kontak listrik sehingga proses pengisian daya menjadi kurang optimal dan konektor lebih cepat rusak.
9. Membawa Charger Tanpa Pelindung
Charger yang langsung dimasukkan ke dalam tas bersama barang lain lebih mudah tertindih atau terbentur. Tekanan yang terjadi berulang dapat merusak kabel maupun kepala konektor, terutama jika sering dibawa bepergian.
10. Menggunakan Adaptor atau Charger yang Tidak Sesuai Spesifikasi
Menggunakan adaptor atau charger dengan spesifikasi yang tidak sesuai dapat membuat proses pengisian daya tidak berjalan optimal. Karena itu, sebaiknya gunakan charger yang sesuai dengan kebutuhan perangkat agar kinerjanya tetap optimal dan memperpendek risiko kerusakan akibat penggunaan aksesori yang tidak tepat.
11. Membiarkan Debu Menumpuk pada Port dan Konektor
Debu yang menempel pada konektor charger atau port pengisian daya sering kali dianggap sepele. Padahal, kotoran tersebut dapat menghambat kontak listrik sehingga pengisian daya menjadi tidak stabil. Jika terus dibiarkan, konektor juga berisiko lebih cepat rusak.
Pada dasarnya, charger dirancang untuk digunakan dalam waktu yang cukup lama jika dipakai sesuai fungsinya. Namun, kebiasaan sehari-hari seperti menarik kabel saat mencabut charger, menggulung kabel terlalu rapat, atau menyimpannya di tempat yang kurang tepat dapat memperpendek usia pakainya. Dengan menghindari kebiasaan tersebut, charger dapat digunakan lebih lama dan proses pengisian daya tetap berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer :Dewi Bulan/Magang
Editor: Mochamad Abdurrochim








