MALANG, Tugujatim.id – Lima titik tanah longsor masuk wilayah Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Kamis (08/01/2026), sekitar pukul 19.00. Akibat longsor di Jabung, jalan tembus ke Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, atau lebih dikenal dengan sebutan Nongkojajar tutup total.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, petugas upaya membersihkan material longsor di Jabung. Sayangnya, dia mengatakan, akses jalan masih tertutup karena material terlalu tebal hingga Sabtu (10/01/2026).
Baca Juga: Longsor Poncokusumo Malang Tutup Total Akses ke Bromo, Tebing 20 Meter Ambrol
“Longsornya di lima titik. Sebanyak tiga titik telah dibersihkan. Namun, longsor di dua titik lainnya cukup tebal,” ujar Sadono pada Sabtu (10/01/2026).
Rinciannya, dia mengatakan, tebing longsor di titik pertama dengan tinggi 35 meter, lebar 10 meter, dan ketebalan dua meter. Untuk tebing longsor di titik kedua dengan ketinggian 45 meter dan lebar 15 meter dan ketebalan dua meter.

Dia mengatakan, kendala pembersihan jalannya sempit sehingga alat berat sulit masuk ke lokasi. Di salah satu titik longsor, dia mengatakan, pembersihan baru berjalan 30 persen.
“Kondisi jalan tertutup total, belum bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” kata Sadono.
Baca Juga: Satu Rumah Warga di Wajak Malang Rusak, Tanah Longsor Kembali Melanda
Dia mengatakan, petugas hentikan pembersihan sementara. Petugas dan warga akan kembali karya bakti pada Senin (12/01/2026).
Sementara itu, petugas telah berhasil membersihkan longsor di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Jalur yang sempat tertutup total akibat longsor tersebut kini telah bisa dilewati kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








