• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pekerja pabrik rokok.

Pekerja pabrik rokok foto bersama usai pelatihan olahan pangan di The Grand Palace Hotel Malang, Senin (08/09/2025).(Foto: dok Pemkot Malang)

55 Pekerja Pabrik Rokok Dilatih Bikin Olahan Pangan, Disnaker-PMPTSP Malang Gandeng LPK

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Malang melalui dinas tenaga kerja, penanaman modal, dan pelayanan terpadu satu pintu (disnaker-PMPTSP) melatih 55 pekerja pabrik rokok di The Grand Palace Hotel Malang, Senin (08/09/2025).

Pelatihan bagi pekerja pabrik rokok ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja industri hasil tembakau. Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Arif Tri Sastyawan membuka acara pelatihan olahan pangan.

You might also like

Pemkab

Pemkab Jember Segera Launching Program Homecare, Permudah Akses Layanan Kesehatan

20/07/2026 9:45 AM
Pemkab

Pemkab Jember Hapus Denda Pajak bagi Pelaku Usaha Berizin

20/07/2026 9:00 AM

Pelatihan yang menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Alieta Putra Mandiri ini bersumber dana dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Pekerja pabrik rokok diajari keterampilan baru sebagai alternatif mendapatkan penghasilan tambahan.

Baca Juga: Pemkot Malang Gencarkan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

“Kami berharap, pelatihan ini bisa membekali mereka. Para pekerja tidak hanya bergantung pada satu pekerjaan. Jika dipraktikkan, mereka bisa memperoleh penghasilan tambahan,” ujar Arif.

Pelatihan bagi pekerja pabrik rokok ini dilakukan enam hari, 8–13 September 2025. Mereka diberikan materi kombinasi teori, praktik intensif, dan ujian di akhir kegiatan. Istimewanya, setiap peserta juga akan menerima peralatan sebagai modal awal.

“Kami tidak ingin pelatihan hanya sebatas teori. Karena itu, dana cukai juga digunakan untuk menyediakan peralatan,” tegas Arif.

Pelatihan pekerja pabrik rokok.
Suasana pelatihan olahan pangan bagi pekerja pabrik rokok di The Grand Palace Hotel Malang, Senin (08/09/2025).(Foto: dok Pemkot Malang)

Dia mengatakan, disnaker-PMPTSP siapkan mekanisme kontrol rutin agar hasil pelatihan benar-benar dimanfaatkan.

“Kami akan kroscek progresnya minimal sebulan sekali. Jangan sampai ilmu yang diberikan tidak dipraktikkan, apalagi sampai peralatan yang dibekalkan dijual,” jelasnya.

Arif juga menuturkan bahwa pelatihan di bidang olahan pangan dipilih karena memiliki prospek besar di Kota Malang. Sektor kuliner kini pun menjadi salah satu pilar utama investasi, bahkan mendominasi hingga 55 persen dari total investasi.

Pelatihan pekerja pabrik rokok Malang.
Pekerja pabrik rokok jadi peserta pelatihan olahan pangan di The Grand Palace Hotel Malang, Senin (08/09/2025).(Foto: dok Pemkot Malang)

“Target investasi tahun ini Rp3 triliun, naik signifikan dari Rp1,48 triliun pada 2024. Sektor kuliner dan UMKM menjadi tulang punggung capaian ini. Karena itu, kami berharap peserta bisa melihat peluang ini,” ungkapnya.

Selain olahan pangan, dua program pelatihan lain juga akan digelar dengan sumber dana yang sama, yakni pelatihan digital marketing dan barista.

“Keduanya sedang tren dan kami prioritaskan bagi pekerja rokok. Setelah itu, baru pekerja informal lainnya bisa ikut,” kata Arif.

Melalui rangkaian pelatihan ini, pemerintah optimistis angka pengangguran terbuka Kota Malang yang saat ini berada di 6,2 persen dapat terus ditekan.

“Kami akan terus mendukung UMKM agar semakin kuat, menarik investasi, dan mampu menyerap tenaga kerja lokal,” pungkas Arif. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniDisnaker PMPTSP Kota MalangKota Malang hari iniMalangPekerja pabrik rokok Kota MalangPelatihan olahan pangan di Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkab

Pemkab Jember Segera Launching Program Homecare, Permudah Akses Layanan Kesehatan

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 9:45 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan meluncurkan program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah atau Homecare, pada 24...

Pemkab

Pemkab Jember Hapus Denda Pajak bagi Pelaku Usaha Berizin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 9:00 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menghapus sanksi administratif berupa denda pajak bagi pelaku usaha yang memiliki izin...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat DKI Jakarta Mulai MPLS, Gus Ipul Ajak Siswa Cepat Beradaptasi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 9:44 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat memasuki akhir pekan pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus...

Next Post
Ibu hamil.

Tingkatkan Layanan, Tim Ahli Dampingi Ibu Hamil dan Balita Risti di Puskesmas Merakurak Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID