• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumber air Kota Batu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Sungai jernih yang mengalir di Desa Bulukerto, Kota Batu, yang bersumber dari salah satu mata air bernama Sumber Gemulo. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

58 Sumber Air Kota Batu Mengalir dengan Penurunan Debit, 52 Titik Lainnya Mati

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Jumlah sumber air Kota Batu, Jatim, makin menyusut dari tahun ke tahun. Hal ini membuktikan pembangunan di Kota Wisata ini bisa dinilai belum memperhatikan nilai konservasi pelestarian sumber air.

Menanggapi penyusutan sumber air Kota Batu itu, Perumdam Among Tirto menyebutkan, keberadaan mata air hingga 2022 ini hanya tersisa 58 titik dari sebelumnya masih ada 111 titik.

You might also like

Fakta jalur rel Surabaya-Malang.

Fakta Jalur Rel Surabaya-Malang yang Menarik Belum Banyak Diketahui Penumpang

06/07/2026 6:34 PM
Konser Denny Caknan.

Eri Cahyadi Ungkap Penyebab Kericuhan Konser Denny Caknan di SUBEC Surabaya, Pemkot Siapkan Evaluasi

06/07/2026 6:00 PM

Selain itu, dari segi debit air juga terjadi penurunan. Contohnya di Sumber Darmi. Dulu debit airnya mencapai 19,7 liter per detik, kini menurun hingga hanya 14-16 liter per detik.

Penyebabnya yang paling berpengaruh dalam penurunan debit air karena pembangunan yang tidak ramah lingkungan, minimnya ruang terbuka hijau (RTH) hingga maraknya pengeboran sumur bor yang tidak terkontrol.

Berdasarkan catatan Dinas PU SDA Pemprov Jatim, pada 2018 lalu di Kota Batu tercatat ada 50 titik sumur bor. Lalu bertambah menjadi 133 titik pada 2019 dan bertambah di 4 titik pada 2020.

Jika kondisi itu terus dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi ketidakseimbangan ekologis. Direktur Utama Perumdam Among Tirto Kota Batu Edi Sunaedi menuturkan kekhawatiran atas dampak panjang dari maraknya pembuatan sumur bor ini.

Sokek, sapaan akrabnya, mengatakan pembuatan sumur bor cukup mengancam ketersediaan air tanah apalagi ditambah dengan berkurangnya luasan RTH. Namun, pihaknya tak memiliki wewenang mengatur soal ini.

”Kami harap Pemprov Jatim juga melibatkan pemangku wilayah dilibatkan dalam memberikan rekomendasi dalam pembuatan sumur bor,” kata Sokek pada Kamis (15/09/2022).

Selain itu, Sokek juga mengusulkan agar Kota Batu memiliki Perda Penyelamatan Sumber Mata Air. Dengan adanya perda ini nanti akan lahir upaya kolaboratif banyak pihak untuk menyadarkan hingga melestarikan sumber air Kota Batu. Karena itu, perlu upaya seperti penghijauan hingga membuat biopori atau area resapan air.

Pembuatan sumur resapan dan biopori sebetulnya sudah dituangkan dalam Perwali Kota Batu Nomor 21 Tahun 2015. Namun, aturan itu hanya terkesan jadi hiasan karena tidak dibarengi dengan langkah nyata.

Hingga sejauh ini, kesadaran masyarakat terbilang masih belum sejauh itu. Sebab, diperlukan pendekatan sosio kultural didasarkan pada kearifan lokal setempat menjadi kunci utama untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dalam konservasi sumber air.

”Keterlibatan partisipasi masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.

Tags: Debit mata air di Kota BatuJumlah sumber air di Kota BatuKota Batu hari iniPenurunan jumlah sumber air Kota BatuSumber air Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Fakta jalur rel Surabaya-Malang.

Fakta Jalur Rel Surabaya-Malang yang Menarik Belum Banyak Diketahui Penumpang

by Dwi Linda
06/07/2026 6:34 PM
0

Tugujatim.id – Fakta jalur rel Surabaya-Malang ternyata menyimpan banyak cerita yang sering luput dari perhatian para penumpang. Selama ini, banyak...

Konser Denny Caknan.

Eri Cahyadi Ungkap Penyebab Kericuhan Konser Denny Caknan di SUBEC Surabaya, Pemkot Siapkan Evaluasi

by Dwi Linda
06/07/2026 6:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Acara Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR) diwarnai kericuhan...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah dan Suhu Panas Menyentuh 33°C, Aktivitas Siang Hari Perlu Diwaspadai

by Mochamad Abdurrochim
06/07/2026 7:20 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (06/07/2026) didominasi kondisi cerah dengan suhu panas yang mencapai 33°C di sejumlah...

PWNU

Ketua PWNU Jawa Timur Dorong Mufakat dan Persatuan Jelang Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
05/07/2026 7:10 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Ketua PWNU Jawa Timur, K.H. Abdul Hakim Mahfudz, menegaskan, semangat utama menjelang Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan...

Next Post
Persebaya Surabaya. (Foto: Dani Kristian/Tugu Jatim)

Main di Kandang Sendiri, Persebaya Surabaya Keok Lawan Rans FC

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID