7 Tip Mencegah agar Tidak Lemas saat Menjalankan Puasa - Tugujatim.id

7 Tip Mencegah agar Tidak Lemas saat Menjalankan Puasa

  • Bagikan
Mengonsumsi makanan manis seperti kurma saat berbuka puasa bisa meningkatkan kadar gula dan membuat puasa Anda tidak lemas. (Foto: Pexels)
Mengonsumsi makanan manis seperti kurma saat berbuka puasa bisa meningkatkan kadar gula dan membuat puasa Anda tidak lemas. (Foto: Pexels)

Tugujatim.id – Badan lemas saat puasa adalah hal yang biasa. Ya, tentu saja karena Anda tidak mengonsumsi makanan dan minuman sejak subuh hingga senja hari. Sudah pasti Anda akan kehilangan tenaga. Namun, bukan berarti Anda harus lemas dan lesu sepanjang beraktivitas. Rasa lemas dan lesu ini disebabkan gula dalam tubuh menurun.

Nah, agar aktivitas selama berpuasa tetap lancar dan tubuh tetap bugar, berikut tips yang bisa Anda lakukan, berikut rangkuman yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber.

1. Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat bisa menjadi sumber energi cepat. Saat Anda mengonsumsinya, tubuh memecah karbohidrat menjadi gula, yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Namun makan terlalu banyak karbohidrat olahan justru bisa membuat Anda merasa lelah sepanjang hari.

Ketika gula dan karbohidrat olahan dikonsumsi, keduanya menyebabkan gula darah meningkat cepat. Karbohidrat olahan memang cepat membuat tubuh bertenaga, tapi kadar gula darah juga cepat anjlok. Akibatnya Anda jadi mudah lemas.

2. Pastikan Anda Cukup Minum

Dehidrasi kemungkinan besar menjadi penyebab Anda merasa lemas saat puasa. Pastikan pada saat berbuka puasa dan sahur, Anda mencukupi kebutuhan minum Anda.
Anda bisa mencoba pola 2-4-2, dua gelas saat berbuka puasa, empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur. Tidak hanya air putih, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan atau yogurt untuk menambah asupan cairan.

Hindari minuman yang mengandung kafein selama puasa. Kafein dalam kopi, minuman bersoda, maupun teh yang dikonsumsi 3-6 jam sebelum tidur dapat membuat Anda sulit tidur dan berpeluang mendadak terjaga di tengah malam.

3. Kualitas Tidur yang Buruk

Tidak cukup tidur berkualitas adalah salah satu penyebab kelelahan yang cukup jelas. Orang yang berpuasa memang sering kali kurang tidur.

Tubuh melakukan banyak hal saat Anda tidur, termasuk menyimpan memori dan melepaskan hormon yang mengatur tingkat metabolisme dan energi Anda.
Menurut American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society, orang dewasa membutuhkan rata-rata 7 jam tidur per malam untuk kesehatan yang optimal. Setelah tidur malam berkualitas tinggi, Anda biasanya terbangun dengan perasaan segar, waspada, dan berenergi.

Solusinya, tidurlah lebih awal agar Anda bisa bangun untuk makan sahur dalam kondisi yang bugar.

4. Olahraga

Kata siapa olahraga malah bikin tubuh semakin lemas? Justru olahraga secara teratur sangat penting. Sebab, olahraga adalah salah satu cara tercepat di mana tubuh kita diminta untuk bernafas lebih dalam.

Jika olahraga dilakukan dengan benar, bahkan jika kamu hanya melakukan jalan cepat, bisa memberi dorongan energi daripada membuat tubuh menjadi lelah. Jadwalkan beberapa latihan dalam rutinitas Ramadan, seperti berjalan kaki singkat setelah sahur untuk meningkatkan tingkat energi.

5. Alihkan Fokus dari Kelaparan dan Kelelahan

Pikiran adalah salah satu hal yang luar biasa dalam tubuh kita. Pikiran dapat berkonsentrasi pada satu hal dan mengabaikan segala hal lainnya. Sebagai contoh, mungkin anda sedang tidak fokus memikirkan atau merasakan postur tubuh atau ketegangan pada otot leher telah kendur. Atau kamu mungkin sedang tidak terlalu peduli dengan hal yang ada di sekitarmu saat ini.

Lantas, apa hubungannya ini dengan kelaparan dan kelelahan? Sederhananya, perasaan atau pikiran mana yang akan anda pilih atau diabaikan. Kalau kamu mengabaikan rasa lelah dan lapar saat berpuasa mungkin anda akan biasa saja dan tetap menjalankan aktivitas, seperti biasanya.

6. Pilih Makanan atau Minuman yang Manis saat Berbuka Puasa

Setelah seharian berpuasa, kadar gula dalam tubuh menurun. Langkah terbaik agar kadar gula kembali meningkat adalah minum manis yang hangat serta beberapa buah kurma terlebih dahulu sebagai pembuka pada saat berbuka puasa.

Setelah sekitar 15 menit kemudian, Anda bisa makan makanan berat seperti nasi dan sejenis. Hal ini berguna agar kadar gula darah tidak terlalu cepat naik atau justru membuat terkejut pankreas Anda. Selain itu, Anda juga bisa makan beraneka macam buah-buahan.

Bila perlu, tambahkan madu pada sajian menu berbuka puasa Anda. Kalau bisa, jangan konsumsi makanan yang digoreng dan bersantan, dan pilihlah menu yang dipanggang atau direbus.

7. Rencanakan Jadwal agar Tetap Sibuk

Rencanakan bagaimana kamu akan menggunakan waktu di bulan Ramadan, sehingga fokus terhadap rasa lelah dan lapar bisa terabaikan. Lakukanlah sesuatu yang bermakna dengan waktu yang kamu miliki, baik itu ibadah, pekerjaan, ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kamu juga dapat menjadi sukarelawan bakti sosial dan membantu orang lain dalam tugas-tugas kecil sambil berpuasa. Tentunya, hal ini tidak hanya membuat kamu sibuk, tapi juga memberikan pahala tambahan di bulan suci ini.

  • Bagikan