JEMBER, Tugujatim.id – Upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan teknologi pembelajaran modern ke ruang-ruang kelas menunjukkan perkembangan signifikan.
Sebanyak 75.000 perangkat layar interaktif telah sampai ke berbagai institusi pendidikan di tanah air. Informasi ini diungkapkan Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen Dr Mariman Darto.
Penyampaian dilakukan sesudah kegiatan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berlangsung di Jember. Menurut dia, pemerintah menargetkan penyebaran sebanyak 228.865 perangkat layar pintar yang akan disebarluaskan secara berjenjang sampai 2026.
“Rencana sampai akhir Desember nanti mencapai 150.000 perangkat. Untuk kekurangannya akan diselesaikan paling lambat pertengahan tahun mendatang,” terang Mariman saat ditemui pada Selasa, (04/11/2025).
Dia menerangkan terkait strategi penyebaran perangkat dilaksanakan dengan pendekatan bertahap. Sekolah-sekolah yang berlokasi di kawasan terpencil mendapat prioritas pertama, kemudian dilanjutkan ke institusi pendidikan di area yang aksesibilitasnya lebih baik.
“Prioritas utama kami adalah lembaga pendidikan di zona 3T (tertinggal, terdepan, terluar), setelah itu baru menjangkau kawasan lainnya,” paparnya.
Perangkat Tunjang Mengajar Berbasis Digital
Perangkat layar interaktif dengan teknologi sentuh ini dirancang untuk menunjang proses belajar-mengajar berbasis digital. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan standar pendidikan serta mewujudkan keadilan akses fasilitas pembelajaran di seantero nusantara.
Mariman menegaskan bahwa lembaga pendidikan, baik yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta, memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan ini dengan ketentuan sudah memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN) dan informasi data pokok pendidikan (dapodik) yang aktual.
“Selama informasinya akurat dan pihak sekolah berkenan, insyaa Allah kementerian akan menyalurkannya,” katanya.
Dia melanjutkan, sinergi berkelanjutan dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPPMP) serta instansi pendidikan di daerah terus diintensifkan guna memperbarui basis data dan menjamin akurasi distribusi bantuan.
“Kami menjalin kerja sama dalam menjamin kualitas infrastruktur pendidikan supaya program unggulan dari Bapak Menteri dapat terealisasi,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








