MALANG, Tugujatim.id – Sepanjang Januari 2026 tercatat 931 kali Gempa Bumi di Jawa Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang mencatat 931 kejadian gempa bumi tersebut memiliki kedalaman yang beragam.
Sebanyak 787 gempa bumi memiliki kedalaman yang masuk dalam kategori dangkal atau kurang dari 60 kilometer. Lalu sebanyak 142 gempa bumi memiliki kedalaman sedang, yakni antara 60 kilometer hingga 300 kilometer.
Sementara dua gempa bumi memiliki kedalaman yang masuk dalam kategori dalam, yaitu lebih dari 300 kilometer.
“Dari jumlah tersebut, ada lima gempa bumi yang dirasakan (oleh masyarakat),” kata Mamuri, Kepala Stasiun Geofisika Malang, Sabtu (14/2/2026).
Lima gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat di antaranya:
- Gempa bumi di timur laut Tuban pada 3 Januari 2026 dengan kekuatan M 4,9
- Gempa bumi di barat daya Gunung Kidul pada 25 Januari 2026 dengan kekuatan M 4,6
- Gempa bumi di timur Pacitan pada 27 Januari 2026 dengan kekuatan M 5,5
- Gempa bumi di timur Bantul pada 27 Januari 2026 dengan kekuatan M 4,5
- Gempa bumi di selatan Cilacap pada 27 Januari 2026 dengan kekuatan M 4,2.
Kata Mamuri, gempa bumi di Januari 2026 memiliki kekuatan antara Magnitudo 0,66 hingga 5,58. Sebagian besar pusat gempa bumi terjadi di laut selatan pulau Jawa, ada juga beberapa episenter gempa bumi yang terjadi di darat.
Episenter yang terjadi di laut merupakan akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia. Sedangkan gempa bumi dangkal yang terjadi di darat merupakan akibat dari pergerakan patahan lokal di daerah tersebut.
“Gempa bumi menengah merupakan akibat dari aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia,” ujar Mamuri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko








