MALANG, Tugujatim.id – Universitas Bina Nusantara (BINUS) Malang kembali menunjukkan kiprah mahasiswanya melalui CITRAPATA 2026 Final Project Exhibition yang digelar pada 6–9 Juli 2026. Sebanyak 94 karya tugas akhir dari mahasiswa BINUS Malang Program Visual Communication Design (DKV) dan Interactive Design & Technology (IDT) dipamerkan dengan sejumlah karya telah menjalin kerja sama bersama perusahaan dan berpotensi menembus pasar internasional.
Pameran ini menampilkan berbagai inovasi yang lahir dari proses riset, pengembangan konsep, hingga implementasi solusi kreatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri.
Beragam tema diangkat, mulai dari penguatan identitas visual, pengembangan branding, hingga solusi digital interaktif yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata di berbagai sektor.
Baca Juga: Ruang Cipta 2025: Radya Labs Hingga BINUS Dorong Inovasi Digital Hadapi Tsunami AI
Tak sekadar menjadi ajang pamer karya tugas akhir, CITRAPATA 2026 juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat. Pelaksanaannya yang berbarengan dengan sidang tugas akhir memberikan kesempatan bagi mahasiswa memperoleh masukan sekaligus memperkenalkan hasil karyanya kepada publik.
Rektor BINUS University Dr Nelly SKom MM mengatakan karya-karya mahasiswa membuktikan bahwa pendidikan tinggi mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.
“Melalui CITRAPATA, mahasiswa menunjukkan bahwa setiap permasalahan dapat direspons dengan solusi yang kreatif dan berbasis teknologi. Ini merupakan wujud nyata komitmen kampus dalam fostering and empowering the society melalui karya yang relevan dan berdampak,” ujarnya, Kamis (09/07/2026).
Mahasiswa Disiapkan Hadapi Persaingan Global
Direktur BINUS Malang Dr Robertus Tang Herman SE MM menilai pameran tersebut menjadi bukti kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.
Menurut dia, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mengenali persoalan, tetapi juga menghasilkan solusi yang aplikatif melalui perpaduan desain, kreativitas, dan teknologi.
“CITRAPATA menunjukkan bagaimana mahasiswa BINUS Malang mampu mengidentifikasi permasalahan dan menerjemahkannya menjadi solusi yang aplikatif melalui desain dan teknologi,” katanya.

Sementara itu, Head of Visual Communication Design BINUS Malang Victor Adiluhung Abednego ST MDs menegaskan desain memiliki peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.
Melalui pendekatan riset dan pemanfaatan teknologi, mahasiswa didorong menghasilkan karya yang inovatif sekaligus tetap mengangkat nilai budaya lokal.
“Kami berharap masyarakat, pelaku industri, dan komunitas kreatif dapat melihat secara langsung bagaimana ide mahasiswa berkembang menjadi inovasi yang siap memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Relief Candi Jago Disulap Jadi Motif Batik Modern
Salah satu karya yang menarik perhatian datang dari Arka Rasika Damara, mahasiswa Program Studi DKV BINUS Malang.
Berangkat dari kepeduliannya terhadap warisan budaya Malang, Arka mengangkat relief Candi Jago di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, sebagai inspirasi tugas akhirnya.
Dia melakukan riset dan rekonstruksi visual terhadap relief-relief yang mulai rusak akibat usia, kemudian mengolahnya menjadi motif batik dengan sentuhan desain modern.
Baca Juga: BINUS @Malang Cetak Digital Technopreneur Generation Lewat Prodi Digital Communication
“Potensi arsitektur candi di Malang luar biasa, terutama keindahan reliefnya. Sayangnya banyak yang sudah aus dan rusak. Saya ingin warisan ini tetap hidup melalui karya desain,” ujarnya.
Proses tersebut tidak mudah. Arka harus menelusuri berbagai referensi sejarah untuk memastikan visual yang dibuat tetap akurat sekaligus relevan dengan perkembangan desain masa kini.
Hasil akhirnya adalah motif batik kontemporer yang dapat diterapkan tidak hanya pada kain, tetapi juga berbagai produk kreatif yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Harapan saya, motif-motif sejarah ini tidak berhenti di kain batik saja, tetapi bisa diterapkan pada berbagai media kreatif sehingga semakin dikenal oleh generasi muda,” tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








