• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekolah Rakyat di Kota Blitar.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Blitar, tepatnya di Kecamatan Kepanjenkidul, pada Mei lalu. Sekolah Rakyat ditarget beroperasi pada 15 Juli 2026. (Foto: M. Luki Azhari/Tugu Jatim)

Cuma 70 Siswa Daftar Sekolah Rakyat di Kota Blitar, Pemkot Jemput Bola Kejar Target Kekurangan 200 Orang

Dwi Linda by Dwi Linda
33 seconds ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BLITAR, Tugujatim.id – Sebanyak 70 calon peserta didik tercatat baru menyatakan kesiapannya untuk mengikuti program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Blitar hingga awal Juli 2026. Angka siswa Sekolah Rakyat di Kota Blitar tersebut masih di bawah target yang ditetapkan, yakni sebanyak 270 siswa.

Kondisi ini menuntut penyesuaian cepat di lapangan mengingat agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan sudah harus berjalan pada pertengahan Juli 2026.

You might also like

UM dan BRIN.

UM dan BRIN Perpanjang Kerja sama, Perkuat Ekosistem Riset dan Pengembangan Talenta Peneliti

04/07/2026 9:02 PM
Sekolah unggulan Jawa Timur.

Daftar Sekolah Unggulan Jawa Timur yang Paling Banyak Diburu Orang Tua

04/07/2026 3:20 PM

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tampil di Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kisah Fikri Menginspirasi

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengakui belum terpenuhinya target kuota saat ini dipicu oleh faktor pemahaman di tingkat masyarakat. Menurut dia, sebagian orang tua masih ragu untuk mendaftarkan anaknya karena menyamakan regulasi Sekolah Rakyat di Kota Blitar dengan model asrama pada umumnya.

“Banyak masyarakat yang masih gamang karena membayangkan sekolah rakyat seperti asrama lain. Padahal konsepnya berbeda,” kata Ibin, Senin (06/07/2026).

Perbedaan sudut pandang tersebut diakui menjadi tantangan bagi jalannya program dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terkait mekanisme sekolah tersebut.

Rencana Kunjungan Lapangan untuk Orang Tua

Sebagai langkah penanganan atas kendala tersebut, pihak pemkot mengagendakan kegiatan kunjungan lapangan bagi para wali murid di sekolah yang terletak di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul itu. Orang tua diminta melihat langsung sarana dan prasarana di lokasi sebelum operasional belajar-mengajar dimulai.

Sekolah Rakyat Kota Blitar.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin sebut orang tua masih ragu masukkan anak di Sekolah Rakyat dengan sistem boarding school. (Foto: M. Luki Azhari/Tugu Jatim)

“Orang tua akan kami ajak melihat langsung lokasi agar mereka percaya dan yakin menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Meskipun waktu yang tersisa cukup terbatas sebelum tahun ajaran baru bergulir, Syauqul menyatakan pihaknya tetap berupaya sosialisasi ke lapangan demi mengejar target 270 siswa tersebut.

Kategori Sasaran dan Skema Pendampingan

Program Sekolah Rakyat di Kota Blitar ini dialokasikan dengan kriteria penerima manfaat yang spesifik, yakni diprioritaskan bagi anak-anak putus sekolah, anak dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, serta anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya (yatim/piatu).

Saat ini, baru 70 anak terdaftar yang menyatakan siap untuk menempati fasilitas asrama. Sementara untuk pemenuhan sisa kuota yang belum tercapai, pemkot melalui dinas sosial (dinsos) terus melakukan penjangkauan ke sasaran.

Baca Juga: 1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

Selain itu, Ibin menyatakan akan melakukan sistem pendampingan secara bertahap kepada orang tua calon siswa.

“Sisanya ini akan kami dampingi pelan-pelan agar bersedia tinggal di asrama nantinya. Kan semua butuh waktu. Tidak semua orang tua atau siswa paham dengan mekanisme di SR,” pungkasnya.

Sebelumnya, SR Kota Blitar telah mendapat titipan sebanyak 150 anak dari Kota Malang dan Kota Batu. Rinciannya, 90 anak dari SRMP 14 Kota Batu dan 60 anak dari SRMA 22 Kota Malang, sekaligus guru yang mendampingi siswa luar kota tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Luki Azhari

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Blitar hari iniBlitarDaftar Sekolah Rakyat di Kota BlitarKota Blitar hari iniKuota siswa Sekolah Rakyat Kota BlitarSiswa Sekolah Rakyat di Kota BlitarWali Kota Blitar Syauqul Muhibbin
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

UM dan BRIN.

UM dan BRIN Perpanjang Kerja sama, Perkuat Ekosistem Riset dan Pengembangan Talenta Peneliti

by Dwi Linda
04/07/2026 9:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui kuliah umum bertajuk...

Sekolah unggulan Jawa Timur.

Daftar Sekolah Unggulan Jawa Timur yang Paling Banyak Diburu Orang Tua

by Dwi Linda
04/07/2026 3:20 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memilih sekolah unggulan Jawa Timur menjadi salah satu keputusan penting bagi orang tua dalam menentukan masa depan...

Batik Toeli.

Komunitas Tunarungu Batik Toeli Laweyan Dapat Pelatihan Branding dari PGK UM, Siap Perluas Pasar

by Dwi Linda
02/07/2026 11:21 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pusat Gender dan Kependudukan (PGK) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar workshop penguatan branding dan pemasaran bagi Komunitas...

LPPM UM.

LPPM UM Kampanyekan Makanan Lokal Dorong Ketahanan Pangan, Kebun Rumah Bisa Jadi Solusi Cegah Stunting

by Dwi Linda
01/07/2026 12:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Studi Gender dan Kependudukan (PGK) di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID