BOJONEGORO, Tugujatim.id – Tumpukan seng, besi, kayu, dagangan yang terbakar hingga menjadi arang hitam memenuhi lokasi kejadian pasca-kebakaran yang melanda Pasar Kepohbaru, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro Kamis (18/02/2021) malam.
Pada Jumat (19/02/2021) pagi, masyarakat berdatangan untuk menyaksikan bekas kebakaran yang menghanguskan 350 kios ini.
Mereka, para pemilik kios berusaha mengais barang yang masih bisa terselamatkan. Salah satunya Siti Mahmudah, pemilik kios sabun dan alat tulis ini tampak mencari barang-barang dagangannya yang masih bisa dibersihkan dan dibawa pulang.

Saat ditemui Tugu Jatim, Mahmudah yang mengetahui kebakaran tersebut hanya bisa pasrah atas kejadian yang menimpa dirinya dan teman-temannya.
“Ya mau bagaimana lagi, mau diselamatkan juga nggak bisa, api keburu membesar,” ujarnya sambil menatap kios yang telah menjadi arang.
Menurut Mahmudah kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik, yang diduga berasal dari sebuah kios plastik kemudian menyambar keseluruh kios yang ada di tengah pasar.
Beruntung, deretan kios yang berada di depan dan samping kanan pasar tak tersentuh si jago merah, sehingga bisa terselamatkan.

Dalam kejadian ini, Mahmudah mengaku mengalami kerugian hingga Rp50 juta.
“Kalau sabunnya saja ya kerugiannya 10 juta, sedangkan kalau semua satu kios ini bisa sampai 50 juta,” jelasnya.
Pemilik kios 7×3 meter ini berharap dirinya dan seluruh pedagang yang ada di Pasar Kepohbaru tersebut bisa mendapat ganti rugi.
“Ya ikhlasin namanya juga musibah, tapi ya semoga ada kejelasan dari pemerintah untuk dapat ganti rugi,” ucapnya. (Mila Arinda/gg)
Pasar Kepohbaru Bojonegoro Kebakaran hingga Hanguskan 350 Kios








