• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
difabel tugu jatim

Salah satu difabel menenun kain sutra di basecamp Koperasi Kupu Sutera, di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Difabel di Pasuruan Terampil Olah Sutra Jadi Sepatu Hingga Tas

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional, guna mendorong kepedulian masyarakat terhadap difabel.

Di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, wujud kepedulian terhadap difabel ditunjukkan oleh sejumlah pengusaha UMKM. Berkonsep sebagai social entrepreneur, sejumlah pengusaha UMKM ini tidak ragu menggandeng para difabel sebagai mitra kerja. Harapannya, para difabel bisa mencapai kemandirian ekonomi sama seperti orang-orang lainnya.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Salah satunya seperti dilakukan Arianto Nugroho (47), pendiri Koperasi Kupu Sutera di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Sejak mendirikan usaha ulat sutra pada tahun 2016, pria yang akrab disapa Antok ini berniat ingin jadi pengusaha sosial. Sebagian besar mitranya adalah difabel dan petani.

“Kita kasihan kaum disabilitas itukan sulit cari kerja formal kayak teman-teman lain. Kita ajak mereka untuk sama-sama bangun usaha sutra ini,” ujar Antok, pada Sabtu (03/12/2022)

Menurut Antok, ada sekitar 30-an difabel yang menjadi mitranya. Mereka tersebar di wilayah Malang hingga Pasuruan. Para difabel ini diajari berbagai keterampilan usaha pengolahan sutra. Mulai dari budi daya ulat sutra, memintal, menenun, mewarnai kain sutra, hingga menjahit kain sutra. Semua ilmu, bibit ulat sutra, hingga alat-alat produksinya disediakan secara cuma-cuma bagi para difabel binaanya.

“Mitra kita dari berbagai macam disabilitas, tuna daksa, tuna rungu, tuna netra, sampai tunagrahita juga ada. Apa yang mereka kerjakan kita sesuaikan kemampuannya,” imbuhnya.

Hasilnya, selendang, tas, maupun sepatu sutra hasil produksi difabel ini bisa dipamerkan di event-event internasional, seperti event balapan sirkuit mandalika hingga event G20.

Antok kini juga tengah fokus mengajari para difabel binaanya untuk berlatih membatik dan teknik ecoprint atau teknik pewarnaan menggunakan bahan alami.

difabel tugu jatim
Difabel mitra Koperasi Kupu Sutera belajar membatik di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Upaya Koperasi Kupu Sutera untuk memberdayakan difabel ini bahkan sampai mendapat penghargaan dari The United States Agency for International Development (USAID) pada tahun 2020 lalu.

“Saya kepinginnya menghasilkan mahakarya dari temen-temen disabilitas. Nantinya meraka juga bisa buka usaha sendiri, entah batik atau ecoprint,” pungkasnya.

Tags: difabeldifabel pasuruanPasuruan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
lampu hias tugu jatim

Lampu Hias Buatan Difabel Pasuruan Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID