• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bea Cukai Kediri memusnahkan barang sitaan yang berasal dari luar negeri, Jumat (26/2/2021). (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Bea Cukai Kediri memusnahkan barang sitaan yang berasal dari luar negeri, Jumat (26/2/2021). (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Bea Cukai Kediri Musnahkan Barang Impor dan Non Cukai Senilai Ratusan Juta Rupiah

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Kantor Bea Cukai Kediri memusnahkan barang impor yang tidak sesuai dengan aturan. Ada sebanyak 95 unit barang impor dan barang yang melanggar non cukai, Jumat (26/2/2021). Dari penindakan ini, beberapa barang impor yang dimusnahkan ialah sex toys atau vibrator, spare part, obat-obatan, dan kosmetik.

Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana, menjelaskan bahwa ada peningkatan trend dari masyarakat yang melakukan transaksi dengan luar negeri. Barang-barang tersebut dinilai Bea Cukai tidak sesuai dengan aturan dari sisi keamanan, kesehatan, moral dan lingkungan hidup.

You might also like

DPRD Jember.

Ribuan Warga Kepung Gedung DPRD Jember Dukung Program MBG, Rapat Paripurna Dua Kali Ditunda

20/06/2026 1:51 PM
Pendukung MBG.

Aksi Ribuan Pendukung MBG di Malang Kompak Padati Bundaran Tugu, Gelar Senam Massal dan Bazar UMKM

20/06/2026 11:50 AM

“Ini anak-anak milenial, trendnya beli online ada barang bekas, sepeda, ada obat terus ada alat pornografi, secara ketentuan ada izinnya juga,” ungkap Suryana.

Bea Cukai Kediri memusnahkan barang sitaan yang berasal dari luar negeri, Jumat (26/2/2021). (Foto: NOE/Tugu Jatim)
Bea Cukai Kediri memusnahkan barang sitaan yang berasal dari luar negeri, Jumat (26/2/2021). (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Secara detail, barang impor yang dimusnahkan ditaksir sekitar Rp 31 juta. Ia menilai masyarakat masih belum begitu memahami ada aturan khusus maupun larangan terkait barang-barang impor tersebut.

“Kalau terkait dengan impor, ini terkait perlindungan masyarakat akhirnya dilarang atau diatur khusus ketentuan yang berlaku,” terang Suryana.

Sedangkan, untuk barang non cukai pada 2020 lalu, Bea Cukai Kediri berhasil mengamankan 168.716 batang rokok tanpa pita cukai, 29,2 Kg tembakau iris dalam kemasan eceran, 324 Kg tembakau iris dalam kemasan karung dan 45 botol tanpa pita cukai. Nilai potensi kerugian negara, kata Suryana, mencapai sekitar Rp 234 juta.

Ke depan, ia akan berkoordinasi dengan beberapa lembaga seperti BPOM, PT Pos Kediri, dan Karantina Pertanian Kediri. Hal tersebut dikarenakan adanya trend pembelian transaksi online beberapa jenis barang. Sehingga, dengan langkah tersebut Bea Cukai dapat melakukan sosialisasi untuk warga dengan tepat sasaran. (noe/gg)

Tags: Bea Cukai Kediriberita KediriKediri
Redaksi

Redaksi

Related Stories

DPRD Jember.

Ribuan Warga Kepung Gedung DPRD Jember Dukung Program MBG, Rapat Paripurna Dua Kali Ditunda

by Dwi Linda
20/06/2026 1:51 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD...

Pendukung MBG.

Aksi Ribuan Pendukung MBG di Malang Kompak Padati Bundaran Tugu, Gelar Senam Massal dan Bazar UMKM

by Dwi Linda
20/06/2026 11:50 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Setelah dua gelombang aksi mahasiswa dalam sepekan terakhir yang salah satunya menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis...

Simpatisan MBG.

Simpatisan MBG di Malang Raya Aksi Damai Besar-besaran, Libatkan Petani dan UMKM

by Dwi Linda
20/06/2026 10:15 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Setelah gelombang demonstrasi mahasiswa yang salah satunya menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), para simpatisan program...

Chatour Travel.

Cara Memilih Travel Umroh Aman, Ini 10 Keunggulan Chatour Travel

by Dwi Linda
20/06/2026 10:01 AM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Memilih travel umroh yang aman dan terpercaya menjadi langkah penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Di tengah...

Next Post
RSJ Lawang mencantat terdapat 134 ODGJ yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu (26/2/2021) lalu. (Foto: Instagram/RSJ Lawang)

134 ODGJ di RSJ Lawang, Malang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID