134 ODGJ di RSJ Lawang, Malang Terkonfirmasi Positif Covid-19 - Tugujatim.id

134 ODGJ di RSJ Lawang, Malang Terkonfirmasi Positif Covid-19

  • Bagikan
RSJ Lawang mencantat terdapat 134 ODGJ yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu (26/2/2021) lalu. (Foto: Instagram/RSJ Lawang)
RSJ Lawang mencantat terdapat 134 ODGJ yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu (26/2/2021) lalu. (Foto: Instagram/RSJ Lawang)

MALANG, Tugujatim.id – Hal memprihatinkan di masa pandemi terus bergulir, terbaru, sebanyak 134 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa dr Radjiman Wediodiningrat Lawang (RSJ Lawang), Kabupaten Malang terkonfirmasi positif Covid-19.

RSJ Lawang menyatakan bahwa pada tanggal 23 Februari 2021 lalu, pihaknya mengonfirmasi 133 ODGJ yang positif Covid-19. Di mana pada Rabu (24/2/2021), jumlah pasien positif kembali bertambah satu orang. Sehingga total keseluruhan mencapai 134 pasien.

“Total pasien hari ini (26/2/2021) ada 134 pasien (terkonfirmasi positif Covid-19, red),” ungkap Ketua Komite Medik RSJ Lawang, dr Tiwik Koesdiningsih SpKJ.

Penyebarannya sendiri dimulai sejak Pandemi Covid-19 mulai menyebar di Indonesia khususnya Malang Raya.

“Penyebarannya diketahui sejak Pandemi berlangsung. Rata-rata usia (yang terkontaminasi) saya tidak begitu hafal, tapi mencakup remaja dan dewasa,” terangnya.

Penyebaran Covid-19 di RSJ Lawang ini tergolong mengejutkan, pasalnya para ODGJ yang dirawat di sana sudah cukup terkarantina dengan baik.

Tiwik menilai jika kemungkinan virus asal Wuhan ini masuk ke wilayah RSJ Lawang melakukan orang luar. Di mana salah satu pasien diduga melakukan kontak dengan orang yang terpapar Covid-19 sebelum dirawat di sana.

“Penularan COVID-19 penyebab umumnya karena berasal dari orang luar, dan bukan dari orang dalam RSJ,” tegasnya.

Pasalnya, ia menegaskan jika RSJ Lawang sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik kepada karyawan RSJ maupun calon pasien yang akan dirawat.

“Karena pasien yang hendak dirawat di sini wajib melaksanakan screening yang sangat ketat. Screening tersebut mulai dari apakah ada kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19, pergi ke luar kota, gejala demam, flu, sesak nafas atau sulit merasakan bau,” pungkasnya. (rap/gg)

  • Bagikan