• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Agustinus Tedja Bawana menunjukkan aplikasi kependudukan bikinan anak asuhnya di JKJT. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Agustinus Tedja Bawana menunjukkan aplikasi kependudukan bikinan anak asuhnya di JKJT. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Tedja Bawana, Warga Sumbersari Gagas Aplikasi Kependudukan Online untuk Memudahkan Birokrasi

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Birokrasi pelayanan data kependudukan dan administrasi di tingkat kelurahan biasanya terkenal ruwet dan sulit. Rata-rata hal itu disebabkan sistem pengarsipan masih dilakukan manual. Namun, hal itu mulai teratasi karena seorang warganya bernama Agustinus Tedja Bawana yang menggagas sebuah aplikasi kependudukan.

Untuk saat ini, aplikasi tersebut masih terbatas dilakukan di RW 04, Kelurahan Sumbersari, Kota Malang. Uniknya, aplikasi ini dibuat oleh anak jalanan yang tergabung di Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT). Namanya Iwan Dermawan yang pendidikan SD saja tidak lulus, tapi mampu membuat aplikasi ini dengan baik.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Menurut Tedja, aplikasi ini adalah cara RW 4 untuk memutakhirkan sistem kependudukan hingga sistem pelaporan RT-RW di sana. Yang dilihatnya selama ini masih menggunakan sistem manual yang lama dan amburadul.

“Amburadulnya sistem itu kelihatan pas awal-awal pandemi dulu, pemetaan penduduk itu sulit dilakukan karena kan banyak ya. Akhirnya dana bantuan langsung tunai (BLT) kemarin sempat tidak bisa teridentifikasi dengan tepat,” katanya kepada Tugu Malang, partner Tugu Jatim, Jumat (26/02/2021).

Agustinus Tedja Bawana menjelaskan aplikasi kependudukan bikinan anak asuhnya di JKJT. Aplikasi ini memudahkan masyarakat nantinya. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)
Agustinus Tedja Bawana menjelaskan aplikasi kependudukan bikinan anak asuhnya di JKJT. Aplikasi ini memudahkan masyarakat nantinya. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Dengan adanya aplikasi ini, kata pria yang juga ketua umum JKJT ini nantinya bisa memetakan mana keluarga yang mampu atau tidak. Begitu juga pelayanan lainnya, mulai dari data kependudukan balita hingga lansia, data penghasilan, sistem pelaporan, urusan parkir, data keuangan, hingga sistem keamanan.

Bahkan, dia melanjutkan, nanti perangkat lurah sudah tak perlu lagi ribet membawa buku atau dokumen. “Warga juga bisa mengurus atau mengecek dokumen di mana saja, 24 jam karena sudah memakai ponsel. Gak lagi harus ke kantor di jam-jam kerja,” jelasnya.

Sebagai sosok yang bergerak di ranah kemanusiaan sejak lama, aplikasi ini sangat penting karena juga urusan sosial. Jika dapat diimplementasikan dengan baik, maka sistem kontrol masyarakat juga terbentuk.

“Semua bentuk sistem pelaporan di tingkat RW bisa transparan. Jika ada bansos atau grojokan dana apa itu bisa tepat sasaran karena data aplikasi sudah valid dan transparan,” tambahnya.

Dia berharap, aplikasi ini juga bisa mewabah ke RT-RW di kelurahan lain di Kota Malang, juga lebih baik lagi jika bisa ditularkan dan diteruskan di tataran nasional. “Di RW 04 ini bisa jadi pilot project nanti. Semakin bagus kontrol masyarakat, semakin minim pula unsur penyalahgunaan kebijakannya,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Sumbersari Imam Subagyo merasa terbantu dengan adanya sistem aplikasi ini. Dia mengatakan, selama ini pihaknya juga kesulitan dalam pendataan karena bersifat manual. “Butuh waktu lama. Dengan ini kalau mau cari data keluarga miskin sudah langsung terdeteksi,” kata dia.

“Apalagi, juga sudah nge-link (terhubung) dengan banyak pihak, mulai dari kelurahan, babinsa, hingga bhabinkamtibmas. Kalau ada apa-apa, kami bisa cepat mencari datanya,” tambahnya. (azm/ln)

 

Tags: aplikasiaplikasi onlineinovasikependudukanKota Malangwarga
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Pemeran utama dalam drama Korea, Love Alarm. (Foto: via Soompi) tugu jatim

Love Alarm Season 2 Segera Tayang, Berikut 3 Fakta Menariknya!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID