• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua Bidang (Kabid) Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dr Sonny Harry B. Harmadi saat menyampaikan materi via virtual Zoom. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Ketua Bidang (Kabid) Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dr Sonny Harry B. Harmadi saat menyampaikan materi via virtual Zoom. (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Kabid Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dr Sonny: Jangan Beri Stigma Buruk pada Penyintas Covid-19 yang Sudah Sembuh

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id –  Hingga saat ini, masih perlunya mengedukasi masyarakat soal virus Covid-19. Bahkan, Ketua Bidang (Kabid) Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Dr Sonny Harry B. Harmadi menyampaikan bahwa masyarakat jangan sampai memberikan stigma buruk, negatif, maupun kurang indah pada penyintas Covid-19 yang sudah sembuh. Hal itu Dr Sonny jelaskan karena akan berdampak pada kejiwaan penyintas Covid-19 tersebut.

“Memang tidak mudah, tapi stigma (buruk dan negatif, red) jangan sampai diberikan pada orang yang sembuh dari virus Covid-19. Secara kejiwaan juga mengalami tekanan setelah sembuh, jangan sampai jadi stigma. Semakin banyak penyintas (Covid-19, red) bercerita dan membuka diri, akan menambah penerimaan di masyarakat,” terang Dr Sonny pada agenda Zoom Cloud Meeting Unesa, Pandemi Talk bertajuk “Berbagi Pengalaman dan Dialog dengan Para Penyintas Covid-19” pada Sabtu (27/02/2021).

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa berkat upaya bersama selama ini, perlahan kasus harian Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan. Dr Sonny mengatakan bahwa aturan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dapat meringankan fasilitas kesehatan hingga tidak kewalahan.

“Alhamdulilah, kami berjuang keras dalam menurunkan kasus harian (Covid-19, red) sehingga faskes (fasilitas kesehatan, red) tidak kewalahan. Masalah ini tidak ada, makanya 3M itu penting,” imbuhnya.

Mengenai 3M, Dr Sonny melanjutkan bahwa jika seluruh masyarakat Indonesia dapat menerapkan 3M dengan optimal, maka tingkat potensi penularan hanya 1,5 persen. Perlu perlindungan berlapis, bagai mengenakan jaket di Eropa tatkala musim dingin.

“Bahkan, kalau semua patuh menjalankan 3M, ada potensi tertular 1,5 persen saja. Lalu dikombinasikan dengan vaksinasi, jadi kaya pertahanan berlapis-lapis. Kalau kita pergi ke Eropa, musim dingin, harus memakai jaket berlapis,” jelasnya.

Perpaduan pencegahan penyebaran Covid-19 yang disarankan oleh Dr Sonny, yaitu 3M, 3T (tracking, testing, dan treatment), serta vaksinasi sinovac Covid-19 pada masyarakat. Apabila 3 hal itu dipadukan, Dr Sonny menjelaskan, dapat menurunkan angka penyebaran kasus Covid-19.

“Strategi 3M, vaksinasi, dan 3T harus dilaksanakan bersama-sama. Ini 3M kalau diterapkan, dampaknya seperti apa dan menurunkan risiko tinggal 1,5 persen (dalam meminimalisasi penularan Covid-19,red),” tuturnya.

Dr Sonny memberi rumus agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19 dan menurunkan angka penyebaran setiap waktu, yaitu iman, aman, dan imun. Karena tanpa iman, Dr Sonny mengatakan, tidak mungkin bisa menyelesaikan persoalan.

“Bagaimana warga tangguh untuk mendukung kesehatan jiwa yang baik? Yang pertama, iman, karena tidak mungkin kita menyelesaikan masalah tanpa iman. Kekuatan doa dan ngaji bersama, memohon pada Allah SWT,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri pemaparan, Dr Sonny menyampaikan bahwa bila ingin membentuk “herd immunity“, masyarakat harus divaksinasi secepatnya dan dalam waktu tertentu harus tervaksin seluruhnya.

“Iman, aman, dan imun dipakai untuk mengendalikan Covid-19. Kalau kita ingin membentuk ‘herd immunity‘, masyarakat kita harus tervaksin dalam waktu tertentu. Kita juga tidak tahu bisa berapa lama vaksin dapat bertahan di tubuh,” ujarnya.

Untuk diketahui, protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menjadi kata kunci yang tidak boleh ditawar. Selain itu, juga melaksanakan 3M, 3T, dan vaksinasi untuk seluruh lapisan masyarakat. (Rangga Aji/ln)

 

 

Tags: 3M3TCOVID-19 covid19penyintasprokesSatgas COVID-19SurabayaUnesavaksin COVID-19vaksinasi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Istri Wali Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf menjadi pembicara di Pandemi Talk bertajuk "Berbagi Pengalaman dan Dialog dengan Para Penyintas Covid-19" yang diadakan oleh Humas Unesa pada Sabtu siang (27/02/2021). (Foto: Dok Unesa/Tugu Jatim)

Kisah Istri Wali Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf saat Jadi Penyintas Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID