• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bubuk Kopi Mbah Dok produksi Suliqkayatun, warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Bubuk Kopi Mbah Dok produksi Suliqkayatun, warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Roasting Biji Kopi dengan Pasir Laut, Kopi Mbah Dok Laris Manis

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Hal unik dilakukan salah satu rumah produksi kopi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kopi robusta dengan merek Mbah Dok itu punya cara unik dalam me-roasting biji kopi, yakni menggunakan pasir laut.

Roasting sendiri merupakan proses pemanggangan atau sangrai biji kopi yang masih mentah. Pada dasarnya, roasting adalah proses mengeluarkan air dalam kopi, mengeringkan dan mengembangkan bijinya, mengurangi beratnya, dan memberikan aroma pada kopi.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Pemilik rumah produksi Mbah Dok, Suliqkayatun (53) mengatakan bahwa pasir laut menghasilkan panas yang lebih cepat. Selain itu, hasilnya merata dan warnanya berbeda. “Lebih cantik pakai pasir laut,” ujarnya, pada Rabu (1/2/2023).

biji kopi tugu jatim
Suliqkayatun mengemas Kopi Mbah Dok. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Tak hanya itu, stok pasir laut juga melimpah karena rumah produksi Mbah Dok dekat dengan bibir pantai. Sehingga warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, itu tak kesulitan mencari pasir laut.

Sebelum menemukan metode roasting dengan pasir laut, Suliqkayatun pernah mencoba metode lain. “Sebelumnya pernah gunakan alat kuwalih tanah. Kalau secara rasa enak. Cuma untuk ketahanan alatnya yang dibeli dua hari sekali, tentunya akan berdampak pada biaya operasional,” terangnya.

Selain itu, Suliqkayatun juga pernah menggunakan alat roasting drum besar. “Benar warnanya cantik, tapi berpengaruh sama rasanya. Pelanggan banyak tidak suka dengan hasil penggorengan ini,” jelasnya.

biji kopi tugu jatim
Suliqkayatun menunjukkan Kopi Mbah Dok hasil produksinya. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Iapun memutuskan kembali menggunakan penggorengan manual berupa wajan logam dengan media pasir pantai hingga saat ini.

Suliqkayatun merintis Mbah Dok sejak 1999. Ia mendapatkan resep pembuatan bubuk kopi secara turun-temurun dari orang tuanya. “Awal mulai merintis usaha kopi ini pada 1999 kemudian mencoba produksi rumahan di 2002, baru 2005 memberanikan diri untuk memasarkan ke pasar Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo,” kenangnya.

Kini, dengan bantuan dua tetangganya, Mbah Dok bisa memproduksi sekitar 20 kg kopi per hari . “Terkadang juga lebih dari itu, tergantung dari permintaan. Kalau ada permintaan banyak, baru minta bantuan,” jelasnya.

Harga yang dibanderol berkisar Rp9 ribu untuk kemasan 100 gram, Rp12 ribu kemasan 150 gram, Rp 20ribu kemasan 250 gram, Rp40 ribu kemasan 500 gram, dan Rp60 ribu kemasan 1 kg. “Ini (kemasan 1 kg) yang ramai diminati pelanggan,” ujarnya.

Pemasaran Mbah Dok telah menyebar ke beberapa wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, hingga Kalimantan.

Tags: biji kopiKabupaten Tubankopi mbah dok
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
santri terbakar tugu jatim

Terdakwa Kasus Santri Terbakar Dihukum 5 Tahun Penjara

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID