• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Psikolog keluarga dan anak, Herliyana Isnaeni. Foto: Dok Muni

Psikolog keluarga dan anak, Herliyana Isnaeni. Foto: Dok Muni

Guru Jadi Tersangka Pencabulan 7 Siswi, Psikolog: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Tak ada ruang aman, kasus pencabulan seakan-akan menjadi gunung es yang tak pernah ada habisnya.

Baru-baru ini, Surabaya ramai diperbincangkan atas kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh salah seorang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kawasan Surabaya utara. Tersangka yang berinisial A tersebut melakukan aksi bejatnya kepada sejumlah siswanya.

You might also like

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM
Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

30/05/2026 6:31 PM

Untuk melancarkan aksinya, tersangka diduga memasukkan alat kelaminnya ke dalam mulut siswa dengan dalih model pembelajaran indra perasa. Tersangka juga membawa sayuran seperti mentimun, wortel, dan terong.

Menyikapi hal tersebut, menurut psikolog keluarga dan anak, Herliyana Isnaeni, pihak sekolah memiliki andil yang besar dalam memberikan ruang aman bagi para siswa ketika di sekolah.

“Pihak komite sekolah perlu bergerak. Regulasi dan sanksi dipertegas serta dipertajam. Di sekolah harus ada tempat pangaduan atau krisis center, misalnya untuk anak-anak curhat dan melapor atas apapun yang dialami atau dirasakannya tanpa dihakimi, tanpa diintimidasi,” ucapnya, pada Kamis (23/2/2023).

Pihak sekolah yang dapat membidangi pendampingan anak-anak terkait pengaduan atau krisis center bisa berasal dari Bimbingan Konseling (BK), wali kelas, komite sekolah atau membentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Tersangka harus diperiksa, diselidiki beserta evidence-evidence-nya. Lalu dihukum sesuai aturan yang berlaku sebagai efek jera,” tegasnya.

Lebih lanjut, akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya itu juga menegaskan bahwa sebaiknya tersangka tidak boleh mendapatkan ruang kembali untuk menjadi pengajar di sekolah.

“Tidak diperbolehkan mengajar lagi dengan alasan apapun. Agar tidak menodai institusi pendidikan. Kalau memang tersangka memiliki kelainan psikologis, selain diberi hukuman atau sanksi sesuai regulasi hukum, juga perlu didampingi kejiwaannya,” jelasnya.

Karena menyasar korban di bawah umur, perempuan yang akrab disapa Lea itu menjelaskan bahwa tersangka juga dapat disebut sebagai predator seks. “Iya (predator seks). Segala bentuk pelecehan tidak bisa kita bilang kecil, sedikit ataupun ringan. Sekali pelecehan apapun bentuknya itu adalah kejahatan kemanusiaan,” imbuhnya.

Lea berharap Dinas Pendidikan dapat memanfaatkan kurikulum merdeka belajar sebagai media sosialisasi pencegahan dini terhadap kasus pencabulan.

“Kurikulum merdeka belajar memiliki banyak peluang untuk memasukkan muatan terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Kalau pelajarankan ada pelajaran agama dan budi pekerti. Nah bisa masuk di situ. Kalau tentang tubuh, dari segi menjaganya, bisa masuk di IPA atau biologinya, termasuk merawat kesehatan juga,” pungkasnya.

Tags: pencabulan 7 siswipencabulan surabayaSurabaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pembuat STNK Palsu

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 6:11 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Jatanras Polrestabes Surabaya bongkar pembuatan STNK Palsu yang dijual melalui media sosial Facebook. Dari tangan pelaku, polisi...

Next Post
song jong ki tugu jatim

Song Jong Ki Marah Dengar Rumor Seputar Katy Louise Saunders

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID