• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gatheria Malang.

Para peserta Gatheria Malang "Salam Ceria dari Tanduria" di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023), foto bersama para difabel. (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Gatheria Malang Sukses Bikin Peserta Happy, Seru Belajar Usir Hama sambil Main Games

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Platform Urban Farming di Indonesia Tandurian.co sukses besar dalam menggelar Gatheria Malang “Salam Ceria dari Tanduria” di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023). Bahkan, event workshop ini pun dibanjiri peserta dari berbagai daerah. Mulai dari Blitar, Surabaya, dan dari wilayah luar kota lainnya hingga juga Malang Raya.

Acara Gatheria Malang yang digelar gratis dan terbuka untuk umum ini sebelum dimulai, antusias para peserta sudah mulai tampak. Mereka pun tidak segan-segan membeli berbagai produk berkebun di stan Tandurian.co.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Founder & COO Tanduria Habib Thabrani mengatakan, materi yang disampaikan di acara Gatheria Malang itu membahas soal masalah berkebun dan bertanam yang sering terjadi saat ini. Yaitu bagaimana mengatasi hama atau berkebun bebas hama.

Event Gatheria di Malang.
Founder & COO Tanduria Habib Thabrani saat menyampaikan materi kepada para peserta. (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

“Hama selalu jadi momok bagi para petani saat ini. Karena itu perlunya pestisida sebagai pengusir hama melalui bahan-bahan alami,” ujarnya.

Pria berusia 29 tahun ini juga menyampaikan, acara ini sebagai wadah memberikan solusi serta para peserta bisa mempraktikkan secara langsung untuk membuat pestisida dari tanaman itu sendiri.

Peserta Gatheria Malang.
Antusias para peserta Gatheria Malang “Salam Ceria dari Tanduria” di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Dia mengatakan, semua solusi pengusir hama itu tidak selalu dengan langsung menyemprot tanaman dengan obat pengusir hama.

“Nggak selalu kok memberantas hama dengan cara disemprot,” jelas Mas Bon, sapaan akrabnya, saat menyampaikan materi.

Event Gatheria Malang.
Peserta Gatheria Malang di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023), mendapatkan doorprize. (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Dia juga langsung menunjukkan kepada peserta Gatheria Malang soal beberapa peralatan dan resep-resep pupuk yang selama ini digunakan di Tandurian.co.

“Sebagai bahan edukasi, kami akan menunjukkan peralatan dan resep-resep pupuk alami yang selama ini dipakai. Tujuannya agar teman-teman (peserta, red) tidak berpikir bahwa kami memanfaatkan Tanduria untuk menjual produk. Tapi, bagaimana Anda bisa bikin pupuk sendiri,” jelasnya sambil mempraktikkan pupuk alami yang digunakan.

Produk Tanduria.co.
Gatheria Malang menyediakan stan produk Tanduria.co di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Sarjana Jurusan Fisika ITS Surabaya ini juga menjelaskan beberapa penyebab hama saat berkebun. Dia membeberkan hama tidak akan datang dengan sendirinya. Sebab, hama membutuhkan inang (organisme yang menampung virus, parasit, partner mutualisme, atau partner komensalisme, umumnya dengan menyediakan makanan dan tempat berlindung).

“Hama itu tidak datang dengan sendirinya. Hama itu butuh inang. Misalnya ada organisme yang menampung virus, parasit, partner mutualisme, atau partner komensalisme, atau hama-hama lain,” ujarnya.

Baca Berita Lainnya:

Event Gatheria Tanduria.co Bakal Hadir di Malang

Gatheria Malang Jadi Media Berkebun ala Milenial

Dia melanjutkan, hama tidak bisa datang tanpa ada inang yang cocok dan juga tanpa didukung sama kondisi lingkungan. Sebab, kondisi lingkungan yang baik bikin hama tidak mau singgah.

“Hama itu butuh inang yang cocok. Tentunya juga didukung lingkungan juga. Butuh kondisi lingkungan yang baik sehingga hama enggan singgah,” ujarnya.

Produk Tanduria.co.
Keseruan live music di Gatheria Malang pada Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Dia pun berharap Tanduria.co semakin berkembang dan terus mengedukasi masyarakat luas soal berkebun.

“Semoga Tanduria bisa selalu mengedukasi masyarakat dalam berkebun secara milenial,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta bernama Nasrudin Hilmi, 32, mengatakan, dia merasa senang setelah mengikuti acara Gatheria Malang. Warga asal Kota Surabaya ini ingin acara edukasi seperti ini bisa sering dilakukan untuk mengedepankan para petani muda di Indonesia.

Keseruan Gatheria Malang.
Hasil karya mural dari Serikat Mural Surabaya yang dilelang pada Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

“Saya merasa senang karena acara Tandurian ini merupakan bagian dari edukasi. Semoga kegiatan seperti ini bisa mengedepankan para petani muda di Indonesia,” tutupnya.

Berbeda dengan Nasrudin Hilmi, peserta lainnya bernama Nurul Widyaningrum mengikuti kegiatan Gatheria ini karena ingin belajar membuat hidroponik bebas hama.

Lelang karya difabel di Tanduria.co.
Hasil karya difabel yang dilelang pada Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

“Pengen bikin hidroponik bebas hama gimana, untuk dipraktikkan di rumah. Acara ini ternyata seru banget sehingga dapat pengalaman yang luar biasa,” ujar warga asal Blitar ini.

Dia juga berharap agar Tanduria.co mengadakan acara di luar kota lagi seperti yang dilakukan saat ini.

Difabel Malang.
Suasana Gatheria Malang “Salam Ceria dari Tanduria” di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

“Semoga nanti acara seperti ini bisa digelar di luar kota, seperti di Blitar ya,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain edukasi soal mengusir hama, para peserta juga diajak fun games bersama Let’s Play Indo, live music bersama Bunuh Diri Room Surabaya, sharing session bersama lintas komunitas, hingga bagi-bagi beragam doorprize. Serunya, ada live mural juga lho dari Serikat Mural Surabaya.

Sharing Session Gatheria di Malang.
Acara sharing session bersama lintas komunitas dalam Gatheria Malang “Salam Ceria dari Tanduria” di Brojan Cafe, Kota Malang, Minggu (05/03/2023). (Foto: Yusril Ade Tanduria for Tugu Jatim)

Di akhir acara, Gatheria juga melelang hasil karya lukisan dari Difabel Creative Community (DC2) dan karya mural dari Bunuh Diri Room Surabaya. Hingga akhirnya total lelang terkumpul sebesar Rp 7.300.000 yang akan didonasikan kepada Difabel Creative Community (DC2) Malang.

Untuk diketahui, Gatheria Malang bermedia partner bersama Tugujatim.id, JatimTimes.com, Satu Kanal, Info Malang Raya, dan Info Malang. Selain itu, juga di-support oleh Bunuh Diri Room Surabaya, Serikat Mural Surabaya, Let’s Play Indo, Tanduria Offline Store, Anabi, dan Brojan Warkop Story. Juga ada Warung Kopi Smeleh, Toko Kopi Bersaudara, Jati Terang Nusa Collective, Warkit Kafe, Akar Lebat, Nexterday Apparel Indonesia, dan Tokopedia Malang. (M-6)

Tags: Berita Kota Malang hari iniEvent GatheriaEvent Gatheria MalangEvent Gatheria Tanduria.coGatheria di Kota MalangGatheria MalangKota Malang hari iniLelang karya di event GatheriaPeserta event Gatheria
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
pasuruan tugu jatim

2 Alat Berat Bantu Evakuasi Material Longsor Pondasi Tebing di Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID