• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
feb unisma tugu jatim

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi (kiri) bersama Assoc Prof Zulnadi Yacoob dari Universiti Sain Malaysia (USM). Foto: dok FEB Unisma

FEB Unisma Kupas Keberlanjutan UMKM Pasca Pandemi Covid-19

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menggelar International Visiting Professor dari luar negeri dengan menghadirkan Assoc Prof Zulnadi Yacoob dari Universiti Sain Malaysia (USM).

Acara Visiting Professor ini dilaksanakan selama 22-25 Februari 2023 dengan berbagai rangkaian kegiatan akademik yang berwawasan global di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Salah satu gelaran International Visiting Professor dengan narasumber tersebut adalah guest lecture bagi mahasiswa yang mengupas tentang Comprehending the Emerging Issues on MSME’s in Malaysia and Indonesia after Covid-19 Pandemic.

feb unisma tugu jatim
Suasana International Visiting Professor FEB Unisma. Foto: dok FEB Unisma

Kegiatan yang diperuntukkan bagi para mahasiswa dan dosen ini digelar pada Kamis, 23 Februari 2023, bertempat di Ruang Seminar B7 Lantai 7 Unisma.

Dalam paparannya, Prof Zulnaidi membahas kondisi UMKM saat kondisi Covid-19 dan langkah-langkah untuk menghadapi serta mengambil peluang dari krisis agar bisa bertumbuh.

Beberapa poin penting yang dia sampaikan adalah menurunnya permintaan pasar. “Karena lockdown dan pembatasan sosial lainnya yang diberlakukan di banyak negara, konsumen mengurangi pengeluaran mereka dan membatasi belanja hanya pada barang-barang esensial,” jelasnya.

feb unisma tugu jatim
Prof Zulnaidi menyampaikan materi. Foto: FEB Unisma

“Ini berarti banyak UMKM mengalami penurunan permintaan pasar, terutama yang bergerak di sektor-sektor non-esensial,” imbuhnya.

Menurutnya, pada masa pandemi juga terjadi gangguan rantai pasokan di mana banyak UMKM bergantung pada impor bahan baku dari negara lain, kesulitan mendapatkan pinjaman, hingga tak bisa beroperasi secara normal.

Untuk mengatasi tantangan ini, kata dia, UMKM dapat mencari solusi kreatif seperti memperluas pasar melalui penjualan online, menemukan sumber daya bahan baku alternatif, menjaga hubungan baik dengan mitra bisnis, dan mempertahankan kesehatan keuangan dengan berbagai strategi manajemen risiko.

feb unisma tugu jatim
Suasana International Visiting Professor FEB Unisma. Foto: dok FEB Unisma

Selain itu, tambah dia, dukungan dari pemerintah dan lembaga keuangan dapat membantu UMKM bertahan selama pandemi COVID-19. “Adanya dukungan dari pemerintah bisa membantu sustainability bisnis dan membantu kestabilan ekonomi,” pungkasnya.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran expert di bidang entrepreneurship dan accounting yang telah banyak malang melintang dalam melakukan riset kolaborasi dengan dosen di berbagai perguruan tinggi itu.

Menurutnya, dalam waktu dekat akan dikolaborasikan periset dari FEB Unisma dengan USM, Malaysia.

feb unisma tugu jatim
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi memberi sambutan. Foto: FEB Unisma

“Pasca pandemi telah merubah berbagai perilaku bagi pelaku bisnis, terutama di industri UMKM. Ini sangat menarik jika dikembangkan menjadi riset kolaborasi tentang isu UMKM di Indonesia dengan negara lain sehingga dapat menciptakan pengembangan khasanah penelitian,” ujarnya.

“Untuk itulah kita harus jelidan memahai pentingnya isu-isu global maupun peluang serta tantangan yang melanda pelaku bisnis UMKM sebagai garda terdepan dalam menopang perekonomian negara,” imbuhnya.(ads)

Tags: FEB UnismaKota MalangUnisma
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Nasib Kursi Taman Ijen Malang: Batal Dilepas, Penerangan Ditambah

Nasib Kursi Taman Ijen Malang: Batal Dilepas, Penerangan Ditambah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID