• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Museum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat, tepatnya di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

Museum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat, tepatnya di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

Ingin Liburan Sambil Wisata Edukasi? Langsung ke Museum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat Saja…

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Pendidikan, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang tidak hanya menawarkan keindahan alamnya sebagai destinasi wisata yang ikonik, tapi juga memiliki berbagai wisata edukasi yang unik. Salah satunya adalah Museum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat, tepatnya di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Lawang.

Ini menjadi museum kesehatan jiwa pertama di Indonesia dengan desain rumah khas masa kolonial yang menambah kesan antik. Museum Keswa (Kesehatan Jiwa) ini diresmikan oleh Dirjen Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia (RI), bertepatan dengan HUT ke-1 abad RSJ Dr Radjiman Wediodiningat pada (23/04/2009). Museum ini memiliki 700 lebih koleksi benda langka, tapi hanya sekitar 200-an yang dipajang karena kapasitas bangunan yang tidak cukup memadai.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Rektor Unikama.

Pengukuhan Guru Besar Rektor Unikama, Angkat Riset Evolusi Teknologi AI Ubah Wajah Pendidikan Signifikan

05/06/2026 11:33 PM
Foto pasien kejiwaan yang diterapi. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)
Foto pasien kejiwaan yang diterapi. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

Salah satu pegawai RSJ Aji Wahyugiarto SSos mengungkapkan, museum yang biasanya identik dengan mistis dan menyeramkan, tapi berbeda dengan museum unik ini. Selain melihat benda-benda langka yang sudah berusia ratusan tahun, pengunjung dapat belajar soal sejarah, khususnya tentang pengobatan kejiwaan.

Foto pasien kejiwaan yang diterapi melalui metode pemasungan. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)
Foto pasien kejiwaan yang diterapi melalui metode pemasungan. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

“Tidak pernah terjadi hal mistis di sini. Itu hanya persepsi orang saja karena yang dipajang kan benda-benda kuno,” ungkap pegawai yang sudah 27 tahun menjaga museum ini.

Tak Perlu Merogoh Kocek, Masuk Museum Itu Gratis

Museum ini menampilkan ratusan buku berbahasa Inggris dan Belanda, ada lonceng yang digunakan untuk memanggil, mesin ketik, serta meja kerja dari kayu jati yang dipelitur menghiasi salah satu ruangan. Ditambah foto-foto lawas tokoh Indonesia yang bergerak di bagian medis kejiwaan, foto direktur dari masa ke masa, serta foto-foto pasien saat pengobatan dan terapi.

Tidak hanya itu, memasuki ruangan berikutnya pengunjung akan disuguhi benda-benda medis kejiwaan yang tak kalah unik, seperti pasung kayu dan rantai pasung, alat pemotong otak, alat pemotong tulang, straet jaket, hidroterapi, alat timbangan, serta janin yang diawetkan yang dapat membuat pengunjung ngeri melihatnya.

Koleksi alat timbangan di Museum Kesehatan Jiwa. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)
Koleksi alat timbangan di Museum Kesehatan Jiwa. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

Dia menambahkan, pengunjung museum ini pun beragam, mulai dari kalangan mahasiswa, peneliti, pelajar dari berbagai daerah, bahkan tidak sedikit masyarakat biasa yang datang untuk sekadar ingin berkunjung saja.

“Waktu dulu, proyektor film, piano, piringan hitam, meja biliar, hingga alat tenun biasanya digunakan untuk terapi. Selain itu, lukisan-lukisan ini merupakan hasil karya dari pasien sendiri karena bagian dari metode pengobatan juga,” jelasnya.

“Rata-rata pengunjungnya itu mahasiswa dan pelajar, ada juga peneliti. Namun sayangnya, masyarakat Malang sendiri banyak yang belum tahu kalau di Malang ada museum ini,” imbuhnya.

Koleksi pasung besi dan rantai kaki di Museum Kesehatan Jiwa. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)
Koleksi pasung besi dan rantai kaki di Museum Kesehatan Jiwa. (Foto: Ovi-Gufron/Tugu Jatim)

Jika Anda ingin berkunjung ke museum ini, operasionalnya pada Senin-Sabtu, pukul 08.00-16.00, kecuali tanggal merah. Selain unik dan edukatif, Anda juga tidak perlu takut soal bujet karena pengunjung tidak dikenakan biaya apa pun alias gratis.

“Pihak RSJ tidak memungut biaya apa pun supaya pengunjung bebas datang dan belajar sejarah tentang medis, khususnya penanganan kesehatan jiwa,” tutupnya.

Tertarik berkunjung ke museum ini? Kapan lagi bisa liburan sambil menambah pengetahuan tanpa harus mengeluarkan biaya kalau bukan ke Museum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat. Tunggu apa lagi, ajak teman maupun keluarga? Selamat wisata edukasi gaes… (Ovi-Gufron/ln)

Tags: Kabupaten MalangmahasiswaMuseum Kesehatan Jiwa Dr Radjiman WediodiningratpenelitisiswaWisata edukasiWisata gratisWisata unik
Redaksi

Redaksi

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Rektor Unikama.

Pengukuhan Guru Besar Rektor Unikama, Angkat Riset Evolusi Teknologi AI Ubah Wajah Pendidikan Signifikan

by Dwi Linda
05/06/2026 11:33 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pengukuhan Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Prof Dr Sudi Dul Aji MSi menjadi guru besar dengan...

Sekolah Rakyat Kota Blitar.

Sekolah Rakyat Kota Blitar Bakal Tampung 150 Siswa “Titipan” dari Malang dan Batu

by Dwi Linda
05/06/2026 9:31 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasional Sekolah Rakyat (SR) berbasis asrama di Kota Blitar dijadwalkan mulai berjalan pada Juli atau Agustus 2026....

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Next Post
Anak-anak memanfaatkan banjir di kawasan Jalan Kedawung, Kota Malang, dengan berenang secara gratis Senin (22/03/2021). (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Jalan Kedawung Kota Malang Diterjang Banjir Lagi hingga Setinggi 60 Sentimeter

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID