• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Turi Baru Surabaya.

Kondisi Pasar Turi Baru Surabaya tampak banyak stan yang belum dibuka pada Senin (03/04/2023).(Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Sepi Pengunjung, Sejumlah Pedagang Pasar Turi Baru Surabaya Ngaku Masih Beromzet 0 Rupiah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya stan yang masih tutup dan berimbas sepinya pengunjung di Pasar Turi Baru Surabaya menjadi salah satu kendala bagi para pedagang yang buka tidak mendapatkan omzet sama sekali setiap hari.

Berdasarkan pantauan Tugujatim.id, ribuan stan tersedia di Pasar Turi Baru Surabaya memang banyak yang belum dibuka para pemiliknya. Ada pengunjung yang berlalu-lalang di lantai 1 dan 2. Sedangkan ketika memasuki lantai 3 dan 4, tidak banyak pengunjung yang bertandang.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Ya seperti yang terlihat, sepi kayak gini setiap hari,” kata salah satu penjaga toko baju di lantai 3, Jamilah, Senin siang (03/04/2023).

Sepinya pengunjung membuat dagangannya hampir setiap hari tidak mendapatkan omzet sama sekali. Menurut pengakuannya, terkadang pengunjung akan datang saat akhir pekan. Itu pun sekadar melihat-lihat tidak berniat membeli.

“Hampir setiap hari gak dapet (pembeli) sama sekali. Notok-notok (maksimal) paling Rp300 ribu, itu pun sudah bersyukur banget,” ungkapnya.

Baca Juga:

Pemuda asal Blimbing Malang Diduga Depresi Terlilit Utang Pinjol, Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selaras dengan Jamilah, salah satu pedagang dompet di lantai 4 bernama Fera juga mengaku jarang mendapat pembeli.

“Nol rupiah setiap hari,” tutur Fera sambil memperagakan jari tangan membentuk angka nol.

Menurut dia, banyaknya stan yang belum buka dengan area luas seperti Pasar Turi Baru Surabaya menjadi kendala bagi pembeli untuk mampir.

“Ya mungkin karena areanya terlalu luas ya, terus banyak yang nggak buka. Jadinya, kalau orang nyari apa gitu (barang yang diinginkan) pasti nggak ada. Karena nggak banyak macam-macamnya,” ucap Fera.

Baca Juga:

Motif Tersangka Pembacokan Penjual HP Bekas di Pasuruan, Ngaku Emosi Dompet Hilang

Sementara itu, Liliyanto, salah satu pemilik toko tas yang di Pasar Turi Baru Surabaya mengaku sering nombok alias rugi karena sepinya pengunjung pasar. Terlebih, dia juga memiliki kewajiban membayar karyawannya.

“Yang pasti banyak minusnya. Kami tetap buka juga bayar listrik kan, terus gaji karyawan,” jelas Liliyanto.

Menurut dia, upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak management Pasar Turi Baru Surabaya untuk menarik pengunjung dengan menggelar berbagai event seperti pameran dan bazar belum memberikan hasil yang signifikan.

“Kadang kasihan juga, sudah bikin itu (event) tapi masih sepi,” paparnya.

Menurut Liliyanto, jika para pedagang tidak memiliki pelanggan lama akan lebih sukar beradaptasi untuk menarik pembeli. Sebab, mayoritas pedagang di pasar ini merupakan pindahan dari Pasar Turi lama dan PGS atau Pasar Grosir Surabaya.

“Kami ada pembeli, tapi itu pelanggan-pelanggan lama waktu di Pasar Turi sebelumnya atau kalau enggak yang dari PGS. Kalau pedagang baru yang mulainya dari nol, saya rasa cukup sulit,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Pasar Turi Baru Surabaya Teddy Supriyadi mengungkapkan, lokasi tempat menjadi salah satu kunci meningkatnya omzet. Lantai dasar dengan stok barang yang cukup banyak bisa menarik pengunjung.

“Ada juga pedagang yang punya omzet tinggi. Memang tidak bisa digeneralisasi ini mewakili yang lain. Tingkat keramaian itu tergantung kepada pedagang itu sendiri. Lokasi sangat menentukan seberapa strategis meningkatkan omzet penjualan. Kalau lantai bawah itu ramai dan penjualan mereka meningkat,” ungkap Teddy pada Senin (03/04/2023).

Baca Juga:

Ngeri Tabrakan Pickup vs Truk TNI AD di Kejayan Pasuruan, 2 Orang Tewas

Teddy mengungkapkan, manajemen pasar sudah memberikan solusi terkait pemindahan stan melalui program pemetaan.

“Sebenarnya kami sudah memberikan solusi terutama mereka yang jualan di ujung, nyelempit, tidak kelihatan tentu saja agak sulit membantu mereka meningkatkan omzet. Tapi, kami sudah punya strategi untuk dipindahkan ke tengah melalui program pemapatan,” tuturnya.

Selain itu, ada faktor lainnya yakni kreativitas dan strategi setiap pembeli juga perlu ditingkatkan. Misalnya dari segi tatanan display, variasi produk, hingga pemasaran melalui market place atau media sosial.

“Kemudian bisa dilihat seberapa menarik display yang mereka siapkan, barang yang disediakan kemudian apa mereka berupaya memasukkan produknya ke market place atau media sosial. Karena itu berpengaruh sekarang penjualan online itu grafiknya meningkat,” ujarnya.

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniBerita pedagang Pasar Turi BaruKota Surabaya hari iniOmzet pedagang Pasar Turi Barupasar turi baruPasar Turi Baru di Kota SurabayaPedagang di Kota SurabayaPedagang Pasar Turi Baru
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Lesbumi Kota Malang.

Hari Kedua Jigang Ramadhan, Lesbumi Kota Malang Kupas Sastra Kekinian sesuai Zaman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID