SIDOARJO, Tugujatim.id – Jajaran TNI menerjunkan 1.456 personel untuk mengamankan jalannya mudik dan libur Lebaran Hari Raya Idulfitri 1444 H melalui Operasi Ketupat Semeru 2023 di wilayah Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat mengecek pos pelayanan terpadu untuk memastikan kesiapan mudik bersama Kapolri Listyo Sigit dan jajaran Forkopimda Jatim di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Selasa malam (18/04/2023).
“Operasi Ketupat, khususnya di Jatim, TNI telah memperbantukan 1.456 personel baik darat, laut, maupun udara,” ujar Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
Seluruh personel tersebut akan disebar di beberapa titik di wilayah Jawa Timur terutama di wilayah yang menjadi pusat pergerakan arus mudik. Seperti pelabuhan, terminal, stasiun di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur serta akan disebar di pos-pos jalur mudik.
“Mereka akan disebar di pelabuhan, stasiun, terminal yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota. Juga tergelar di pos-pos yang ada sepanjang jalur mudik,” ungkapnya.
Untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berjalan dengan aman, nyaman, dan selamat, pihaknya telah memastikan keamanan dengan mengecek seluruh aspek mulai dari kendaraan, sopir, dan penumpang.
“Tentunya tadi sudah dicek semuanya baik sopir, kendaraan, dan penumpang diberikan layanan kesehatan untuk memperlancar semuanya,” tambahnya.
Dia berharap, seluruh perjalanan mudik baik di jalur laut, darat, maupun udara dapat terlaksana dengan lancar dan seluruh masyarakat merasa aman serta nyaman.
“Mudah-mudahan dalam Lebaran 2023 ini semua transportasi baik darat, laut, dan udara dapat terlaksana dengan lancar dan aman,” ujarnya.
Sebagai informasi, Operasi Ketupat Semeru dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Timur mulai 17 April-1 Mei 2023 untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Sebagaimana diketahui, Jawa Timur menjadi provinsi dengan pergerakan mudik terbanyak di Indonesia yang diperkirakan oleh Kapolda Jatim sebanyak 24 juta orang.








