• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pimpinan Gereja Katolik Kepanjen, Romo Yoseph Kudus O.Carm. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Pimpinan Gereja Katolik Kepanjen, Romo Yoseph Kudus O.Carm. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Gereja Katolik Kepanjen Punya Pasukan Salib Kuning untuk Jaga Keamanan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Peringatan Wafatnya Isa Al-Masih di Gereja Katolik Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (2/4/2021) ini bisa terbilang berjalan aman. Selain berlangsung khidmat berkat pengamanan dari pihak kepolisian, TNI dan ormas-ormas lintas agama, pihak gereja menyebut juga memiliki pasukan khusus bernama Salib Kuning.

Hal tersebut dibeberkan oleh Pimpinan Gereja Katolik Kepanjen, Romo Yoseph Kudus O.Carm.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Kita punya Salib Kuning yang tugasnya tidak hanya menjaga waktu Paskah saja, tapi juga waktu ibadah hari Minggu juga. Apalagi di masa pandemi ini kita harus melakukan ekstra pengamanan,” tentangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (02/04/2021).

Lebih lanjut, Yoseph mengatakan jika pelaksanaan peringatan wafatnya Isa Al-Masih kali ini berjalan seperti biasa.

“Kali ini kami melaksanakan seperti biasa, hanya saja prokes tetap dijaga dan keamanan ditingkatkan. Dan kami yakin pihak kepolisian mendukung kami, dan saya ucapkan terima kasih banyak,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan jika tidak ada ibadah secara daring, namun jumlah jemaat dibatasi dan dibagi dalam 2 sesi.

“Untuk daring kami tidak, tapi dibagi 2 yaitu jam pertama pukul 05.00 WIB dan kedua pukul 08.00 WIB. Tujuannya suapaya para jemaat tidak berkerumun,” bebernya.

“Kalau gereja kami bisa menampung sampai 500 orang lebih, tapi kita terapkan separuhnya,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: GerejaKabupaten MalangMalang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin membuka aktivitas perdagangan Pasar Pon Trenggalek. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

Jelang Bulan Suci Ramadan, Bupati Trenggalek Buka Aktivitas Pasar Pon

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID