• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Gadang.

Kondisi Pasar Gadang Kota Malang pasca pedagang direlokasi. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang)

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

Dwi Linda by Dwi Linda
1 minute ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak April 2026. Masyarakat berharap pembangunan Pasar Gadang yang telah dijanjikan pemerintah segera direalisasikan agar kawasan tidak kembali semrawut.

Salah seorang warga Kota Malang bernama Ahmad menilai proses penataan Pasar Gadang berjalan lambat. Padahal, para pedagang sebelumnya telah bersedia dipindahkan ke lokasi relokasi sebagai bagian dari tahapan penataan kawasan.

You might also like

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM
Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM

“Relokasi sudah dilakukan, tetapi pembangunan belum juga dimulai. Kasihan para pedagang yang sudah lebih dulu pindah,” ujarnya, Sabtu (13/06/2026).

Baca Juga: Jalan Kembar Pasar Gadang Mulai Digarap, Wali Kota Malang Bongkar Lapak Pedagang

Ahmad mengatakan, lambatnya pelaksanaan proyek dikhawatirkan membuat para pedagang kembali berjualan di tepi jalan. Dia mengaku masih menjumpai sejumlah lapak yang mulai bermunculan di sekitar kawasan Pasar Gadang.

Kondisi tersebut, dia mengatakan, tidak terlepas dari sepinya pembeli di lokasi relokasi dan belum dimulainya pembangunan fisik yang dijanjikan pemerintah.

“Kalau terlalu lama, pedagang bisa saja kembali ke pinggir jalan. Padahal sebelumnya sudah bagus karena mereka mau menempati lokasi relokasi,” katanya.

Meski demikian, Ahmad mendukung rencana pemerintah untuk menata pasar. Dia menilai kawasan tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik kemacetan yang cukup parah di Kota Malang.

“Kalau memang tujuannya untuk memperbaiki kondisi lalu lintas dan membuat kawasan lebih tertata, tentu masyarakat mendukung,” ungkapnya.

Pembangunan Jalan Kembar Jadi Tahap Awal Penataan Pasar

Diketahui, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) telah memulai penataan Pasar Induk Gadang dengan merelokasi pedagang.

Tahap berikutnya akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PKP) Kota Malang melalui pembangunan jalan kembar sebagai solusi mengurai kemacetan di kawasan Pasar Gadang.

Ruas jalan baru tersebut direncanakan membentang dari Simpang Empat Pasar Gadang hingga Jembatan Pasar Gadang.

Baca Juga: Jalan Kembar Pasar Gadang Malang “Tancap Gas” Mei 2026, Relokasi Ribuan Pedagang Dilonggarkan hingga Akhir April

Pekerjaan fisik proyek tersebut sebelumnya ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir Mei 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp14,9 miliar untuk merealisasikan pembangunan tahap awal tersebut.

Selain membangun dua jalur jalan, proyek penataan juga mencakup normalisasi lebar jalan, penataan area parkir, lokasi bongkar muat barang, hingga pembangunan taman di sepanjang kawasan pasar.

Penataan Pasar Gadang diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan klasik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : M Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniBongkar lapak pedagang di Pasar GadangJalan kembar di Pasar Gadang MalangKota Malang hari iniPasar Gadang MalangRelokasi Pedagang Pasar Gadang Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID