TUBAN, Tugujatim.id – Atap dan kerangka Gedung Korpri di kompleks Pendapa Kridha Manunggal, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, runtuh pada Selasa (9/5/2023) malam. Padahal, gedung itu baru rampung direhabilitasi pada akhir 2022.
Dilihat dari LPSE Tuban, rehabilitasi bangunan gedung permanen tempat pertemuan di Jalan RM Suryo Nomor 3 Tuban atau Gedung Korpri menggunakan dana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tuban 2022 sebesar Rp549.832.650. Anggaran itu untuk pengerjaan atap, galvalum, dan kerangka atap.
Akibatnya, peristiwa itu menuai banyak tanggapan. Salah satunya dari Ketua Komisi 1 DPRD Tuban, Fahmi Fikroni.
Eks Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban itu mengatakan bahwa pengerjaan proyek itu terkesan asal-asalan. “Nilai proyeknya besar-besar, karena kontraktor yang mengerjakan kebanyakan mengejar target agar segera bisa selesai tepat waktu, sehingga pengerjaannya terkesan asal-asalan,” ucap Roni, sapaan akrabnya, pada Kamis (11/5/2023).
Dia mengaku prihatin dengan kejadian itu karena bukan sekali ini saja hal serupa terjadi di Tuban. “Ini terbukti di lapangan saat kami dapat laporan warga. Salah satunya baru terjadi baru-baru ini robohnya tiang lampu yang di Jalan Semarang dan juga pembangunan rest area yang sampai sekarang juga belum rampung,” ucapnya.
Dia berujar akan segera sidak ke lokasi kejadian. Juga memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. “Insyaallah secepatnya kita akan panggil pihak-pihak terkait dalam minggu ini. Kita akan minta keterangan baik DPUPR, kontraktor, dan juga perencanaanya sekalian. Sekaligus kita cross check (kaji ulang) speknya,” tegasnya.








