• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
unim tugu jatim

Khilma Anis (berkerudung) bersama pemeran film Hati Suhita dan Rektor Unim Mojokerto. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Diskusi Film di Unim Mojokerto, Penulis Novel Hati Suhita Cerita Perjodohan Hingga Konflik Perempuan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Hiburan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Dari sekian novel yang diadaptasi ke layar lebar, novel Hati Suhita tampaknya menjadi pengecualian. Novel setebal 405 halaman ini tidak menyebutkan siapa yang berperan sebagai antagonis dari kisah Gus Birru (Omar Daniel), Alina Suhita (Nadya Arina), dan Ratna Rengganis (Anggika Bolsterli).

Selain itu, novel yang terbit pertama kali pada 2019 ini juga menceritakan apa saja konflik yang sering dialami oleh perempuan.

You might also like

Outfit kerja wanita.

Inspirasi Outfit Kerja Wanita yang Elegan dan Nyaman Dipakai

22/07/2026 12:28 PM
Jalur kereta Lumajang.

Sejarah Jalur Kereta Lumajang yang Kini Tinggal Kenangan

22/07/2026 10:48 AM

“Memang menariknya itu saya tidak menyebutkan siapa antagonis dari tiga karakter utama (Gus Birru, Suhita dan Rengganis). Masing-masing karakter punya konfliknya sendiri yang khas, tidak seperti pembedaan protagonis dan antagonis,” terang Penulis Novel Hati Suhita, Khilma Anis yang karyanya diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama, saat diskusi film sekaligus meet and greet pemeran film Hati Suhita di Graha Nuswantara lantai 1 Unim Mojokerto, pada Kamis (18/5/2023).

WhatsApp Image 2023 05 18 at 11.53.14
Rektor Unim menyerahkan cinderamata kepada penulis Hati Suhita, Khilma Anis. Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim

Kepada peserta diskusi film yang hadir, Khilma mengatakan bahwa setting tempat dalam film Hati Suhita adalah pondok pesantren, persis dengan cerita pada novelnya.

Bukan tanpa sebab dia memilih latar belakang tempat pondok pesantren. Pasalnya, cerita dari novel Hati Suhita juga salah satunya berasal dari pengalaman nyata salah satu teman dari penulis novel yang kebetulan mengasuh pondok pesantren.

“Kalau dibilang based on true story, bisa dibilang begitu. Soalnya ide cerita yang saya dapatkan salah satunya pengalaman pribadi Ning-ning (sebutan pengasuh perempuan pondok pesantren) di sebuah pondok,” beber wanita asal Jember, Jawa Timur itu.

Maka, dalam Hati Suhita, diceritakan bagaimana salah satu tokoh utama, Gus Birru dijodohkan oleh orang tuanya dengan Alina Suhita. Bagi kedua orang tua Gus Birru, Alina Suhita adalah sosok perempuan yang cocok untuk meneruskan kepemimpinan di pondok pesantren. Dalam kata lain, orang tua Gus Birru menyiapkan kader penerus sekaligus calon pengasuh pondok pesantren yang dimilikinya.

“Cerita Suhita ini juga pernah dialami oleh salah satu teman. Ia seorang wanita alumni pesantren lalu dijodohkan sekaligus disiapkan sebagai calon pengasuh pondok pesantren,” imbuh Khilma.

Selain menggarisbawahi perjodohan, Khilma dalam novel Hati Suhita juga ingin menyampaikan pesan bahwa apa saja konflik yang terjadi umumnya dialami oleh setiap perempuan. Pastinya ada perempuan yang berposisi sama seperti Suhita, atau berposisi seperti Rengganis yaitu wanita aktivis yang cerdas namun gagal dalam dunia percintaan, atau berposisi seperti orang tua Gus Birru yang mendambakan seorang cucu sekaligus mencari penerus dinasti kepemimpinan dalam pondok pesantren.

“Umumnya konflik di novel saya dialami oleh semua perempuan, entah pada posisi yang mana, saya yakin pasti mereka alami. Mereka bergulat dengan konfliknya masing-masing dan tetap tegar menghadapinya,” pungkasnya.

Tags: berita mojokertoBerita Mojokerto hari iniMojokertoUnimUNIM Mojokerto
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Outfit kerja wanita.

Inspirasi Outfit Kerja Wanita yang Elegan dan Nyaman Dipakai

by Dwi Linda
22/07/2026 12:28 PM
0

Tugujatim.id – Outfit kerja wanita sering kali jadi "mood booster" sebelum memulai aktivitas. Pernah nggak sih merasa lebih semangat berangkat...

Jalur kereta Lumajang.

Sejarah Jalur Kereta Lumajang yang Kini Tinggal Kenangan

by Dwi Linda
22/07/2026 10:48 AM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Jalur kereta Lumajang bukan sekadar lintasan rel yang dulu menghubungkan satu daerah dengan daerah lain. Di balik...

Kebiasaan orang produktif.

Kebiasaan Orang Produktif yang Bisa Ditiru tanpa Harus Bangun Pukul 4 Pagi

by Dwi Linda
22/07/2026 8:30 AM
0

Tugujatim.id - Kebiasaan orang produktif kerap dikaitkan dengan rutinitas bangun sangat pagi, padahal produktivitas tidak ditentukan semata oleh waktu bangun....

Kereta Surabaya Mojokerto.

Kereta Surabaya Mojokerto yang Banyak Dipilih Penumpang, Nyaman untuk Perjalanan Singkat

by Dwi Linda
21/07/2026 9:09 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Perjalanan dari Surabaya menuju Mojokerto menjadi salah satu rute yang cukup padat setiap harinya. Selain digunakan oleh...

Next Post
tuban tugu jatim

Maju Bacaleg, 2 Kades di Tuban Ajukan Pengunduran Diri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID