• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang Wanedi saat hadir di rapat paripurna DPRD pada Rabu (31/05/2023). (Foto: Fajrus Sidiq/Tugu Jatim)

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang Wanedi saat hadir di rapat paripurna DPRD pada Rabu (31/05/2023). (Foto: Fajrus Sidiq/Tugu Jatim)

DPRD Kota Malang Bakal Bentuk Pansus, Selesaikan Polemik 3 Pasar dan Pembangunan Exit Tol

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Anggota DPRD Kota Malang menyorot program pembangunan di masa pemerintahan Wali Kota Sutiaji. Mulai dari pembangunan tiga pasar hingga exit tol di Kota Malang.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang Wanedi mengatakan, masalah tiga pasar di Kota Malang masih belum sepenuhnya selesai. Yakni, Pasar Besar, Pasar Blimbing, dan Pasar Gadang.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM

“DPRD Kota Malang berharap banyak agar warisan polemik kepala daerah sebelumnya bisa diselesaikan di masa kepemimpinan beliau (Sutiaji, red). Mulai dari Pasar Gadang, Pasar Besar, dan Pasar Blimbing. Menurut saya, tiga polemik itu krusial belum bisa diselesaikan dengan jelas,” ungkap Wanedi pada Rabu (31/05/2023).

Selain itu, dia mengatakan, soal penanganan banjir, beragam genangan, serta timbulnya kemacetan hingga kini belum terpecahkan sampai mengganggu aktivitas masyarakat.

“Bencana banjir dan genangan belum teratasi. Juga terkait kemacetan yang sampai hari ini krusial yang belum diselesaikan,” katanya.

Wanedi juga mengatakan, proses pembangunan cenderung tidak terintegrasi. Jadi, di masa akhir kepemimpinan Sutiaji muncul masterplan drainase.

“Pembangunan cenderung tidak terintegrasi. Nah, di masa akhir beliau (Sutiaji, red) muncul masterplan drainase. Tapi, kami belum tahu rencana itu apa sudah menjawab semua masalah, terutama banjir dan genangan air?” tanya Wanedi yang juga anggota Fraksi PDIP Kota Malang itu.

Dia mengatakan, kalau belum selesai masalahnya berakibat di kepemimpinan wali kota yang baru akan banyak “PR” terusan yang harus diselesaikan. DPRD Kota Malang pun merasa cukup prihatin. Padahal, menurut dewan, terkait pembangunan di Kota Malang bisa dieksekusi dengan baik sejak awal meski terkendala pandemi Covid.

“Mulai dari tiga pasar, banjir dan genangan, hingga macet jadi PR kepala daerah mendatang. Kami cukup prihatin pembangunan ini awalnya bisa direncanakan dan dieksekusi dengan baik. Kalaupun pada 2020 dan 2021 ada Covid, setidaknya bisa diselesaikan 50 persen,” ungkap Wanedi.

Dia juga menyoroti masalah baru soal pembangunan exit tol Madyopuro.

“Pembangunan exit tol hingga saat ini masih menyisakan masalah. Sebab, masih ada eks cucian mobil yang sampai ini belum dibebaskan,” keluh Wanedi.

Karena itu, DPRD Kota Malang pun bermanuver membentuk tim pansus karena banyak progres pembangunan yang kurang bisa diselesaikan dengan baik.

“Kami DPRD malah sekarang berinisiatif untuk membentuk pansus. Yaitu pansus 3 pasar dan exit tol,” kata Wanedi.

Wanedi menceritakan soal pansus Exit Tol Madyopuro, pihak dewan melalui Komisi C telah mengundang beberapa dinas terkait. Tujuannya untuk membantu menyelesaikan masalah. Nyatanya, hal itu belum juga terselesaikan.

“Fakta-fakta di lapangan, baik formal maupun informal, kami Komisi C pernah mengundang dinas-dinas terkait, biro hukum, PUPR, dan BPN. Bahkan, kami juga pernah dijanjikan 1 April 2023 yakni pada HUT Kota Malang, masalah itu bisa diselesaikan. Kenyataannya belum diselesaikan,” keluh Wanedi.

Dia juga merasa geregetan mengapa masalah tersebut belum juga diselesaikan. Wanedi juga ingin tahu faktor apa saja yang menghambat pemerintah untuk bisa menyelesaikannya.

“Kami benar-benar geregetan, sesuatu yang mudah diselesaikan tapi sulit dijalankan. Ini ada apa, apakah ada faktor kesengajaan atau faktor keengganan. Karena memang ada urusan yang tidak bisa diurai atau bagaimana, ya nanti kami urai,” tambahnya.

Menurut dia, banyak kritikan ini bukan ingin mencari kesalahan siapa pun, tapi lebih karena masalah tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Tujuannya bukan ingin mencari kesalahan siapa pun, apalagi mencari kesalahan dari para pemimpin, tidak sama sekali,” ungkap politikus PDIP Kota Malang ini.

Karena itu, Wanedi dan anggota DPRD Kota Malang lainnya bakal terus mendorong dan memberi nasihat kepada eksekutif untuk bisa menyelesaikannya dengan tuntas. Bagi dia, DPRD Kota Malang tidak punya wewenang mengeksekusi. Sebab, DPRD memiliki fungsi menetapkan anggaran, aturan, dan mengawasi.

“Sesuai kewenangannya, kami selalu mendorong pemkot, setiap hearing selalu beri nasihat. Tapi, eksekutornya kan eksekutif karena kewenangan kami hanya sebatas itu,” ujar Wanedi.

Tags: Berita DPRD Kota MalangBerita Kota Malang hari iniDPRD Kota Malang Rapat ParipurnaFraksi PDIP DPRD Kota MalangKomisi C DPRD Kota MalangKota Malang hari iniPolemik banjir di Kota MalangPolemik pasar di Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

Next Post
The Disappearance of Madeleine McCann.

5 Sensasi Film The Disappearance of Madeleine McCann, Ungkap Misteri Hilangnya Gadis Kecil saat Liburan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID