MOJOKERTO, Tugujatim.id – Destinasi wisata tidak hanya bertujuan melepas kepenatan dan mencari suasana segar selepas bekerja selama sepekan. Namun, terdapat pula destinasi wisata yang dikunjungi karena memiliki makna khusus bagi umat beragama. Orang-orang menyebutnya wisata religi.
Tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur, Mojokerto juga memiliki beberapa destinasi wisata religi. Destinasi tersebut tersebar di beberapa wilayah. Beberapa rekomendasi wisata religi di wilayah Mojokerto Raya yang bisa dikunjungi di antaranya:
1. Makam Troloyo
Destinasi ini merupakan komplek pemakaman Islam yang berdiri sejak zaman kerajaan Majapahit. Berlokasi di Sentonorejo, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, komplek Makam Troloyo hampir tidak pernah sepi pengunjung.
Terlebih, terdapat makam salah satu tokoh penting dalam proses penyebaran ajaran Islam di Bumi Majapahit yaitu Syekh Jumadil Kubro.
2. Maha Vihara Majapahit
Bagi umat Buddha, terdapat destinasi wisata religi yang dapat dikunjungi yaitu Maha Vihara Majapahit. Vihara yang berada di Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini didirikan oleh Bhante Viriyanadi Mahathera, seorang biksu senior di Jawa Timur.
Selain beribadah, umat Buddha juga dapat menjumpai patung Buddha tidur terbesar di Indonesia yang berada di dalam komplek Maha Vihara Majapahit. Patung berwarna emas ini menggambarkan posisi wafatnya Sidharta Gautama.
3. Masjid Agung Al Fattah

Bergeser ke arah Kota Mojokerto, terdapat satu masjid yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda. Kemudian, masjid ini selesai mengalami pemugaran pada 2020 silam dengan paduan nuansa arsitektur budaya Islam dan Majapahit. Masjid yang berlokasi di Kauman, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini berada di sisi barat Alun-alun Mojokerto
4. Masjid Agung Darussalam
Masjid yang berada di Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menjadi masjid tertua di Kabupaten Mojokerto.
Uniknya, masjid yang berdiri sejak zaman Bupati Mojokerto, Kromodjojo Adinegoro III ini memiliki beduk yang diklaim menjadi beduk terbesar di Indonesia. Dengan bobot mencapai 560 kilogram, beduk tersebut mempunyai diameter mencapai 2,25 meter dengan panjang 3,5 meter.
—
Demikian beberapa rekomendasi wisata religi yang bisa dikunjungi di Mojokerto Raya. Jangan lupa ajak sanak keluarga dan teman saat mengunjunginya.