SURABAYA, Tugujatim.id – Kembali bertandang ke Surabaya dalam agenda safari politiknya, Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo bertemu dengan seluruh kepala desa (kades) se-Jatim, di Surabaya, pada Minggu (16/7/2023).
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengajak para kades untuk evaluasi kerja bersama mengingat baru saja DPR RI membahas revisi UU Desa. “Yang kita kerjakan di desa itu banyak. Mengingat saat ini DPR lagi membahas UU Desa, ayo kawan-kawan di desa melakukan evaluasi bersama, terkait apa saja pelaksanaan UU Desa yang kurang,” katanya, pada Minggu (16/7/2023).
Ganjar mengungkapkan, terdapat beberapa masalah yang menjadi poin untuk segera diselesaikan mulai dari lingkungan desa seperti stunting dan penurunan kemiskinan ekstrem.
“Saya yakin yang paling tahu kondisi warganya ya tentu kepala desanya. Maka dari itu kita evaluasi besar-besaran. Semua data mulai dari permasalahan sosial, infrastruktur desa, hingga potensi kekayaan alam maupun SDM di desa akan dibahas,” ucapnya.
Selain itu, ia juga akan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk turut membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. “Kalau semua permasalahan diselesaikan dengan APBN/APBD ya akan lama. Oleh karena itu kita gandeng Baznas dan CSR untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di desa,” ujar Gubernur Jateng itu.
Sebagaimana diketahui, pembangunan desa yang sesuai dengan UU No 6 Tahun 2014 menjadi prioritas dalam kepemimpinan Jokowi, salah satunya melalui dana desa.
Bahkan, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Kades se-Indonesia tersebut mewanti-wanti agar jangan sampai korupsi. “Sebagai pembina kades, saya juga senang karena banyak prestasi yang ada. Pesan saya, jangan korupsi,” pungkasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








