• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi pernikahan. Pengadilan Agama Bojonegoro diserbu masyarakat yang mengajukan dispensasi nikah jelang tradisi malam songo atau malam ke-29 Ramadhan. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi pernikahan. Pengadilan Agama Bojonegoro diserbu masyarakat yang mengajukan dispensasi nikah jelang tradisi malam songo atau malam ke-29 Ramadhan. (Foto: Pixabay)

Tradisi Nikah Malam Songo, Pengadilan Agama Bojonegoro Diserbu Masyarakat Minta Dispensasi Nikah

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Malam Songo atau malam ke-29 Ramadhan dianggap masyarakat Bojonegoro sebagai hari yang baik untuk menikah. Karenanya, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro mulai diserbu masyarakat yang ingin menikah, bahkan kebanyakan dari mereka meminta dispensasi pernikahan.

Ketua Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholikhin Jamik menjelaskan bahwa akhir-akhir ini PA Bojonegoro dibanjiri permohonan dispensasi nikah jelang tradisi Malam Songo, yaitu mereka yang belum cukup umur sudah meminta untuk dinikahkan.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

19/07/2026 10:00 AM

“Artinya mereka yang masih umur 19 tahun ke bawah, sudah minta untuk menikah,” katanya, saat dihubungi Tugu Jatim melalui pesan singkat pada Senin (19/04/2021).

Dispensasi nikah, lanjut Sholikhin, bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yang pertama yaitu faktor pendidikan.

“Dia sudah nggak sekolah. Kemudian dia sudah nggak punya pekerjaan apa-apa kemudian dia minta nikah,” tuturnya.

Alasan selanjutnya adalah adanya adat tentang pernikahan pada malam songo atau sembilan, yaitu tepatnya satu hari menjelang Idul Fitri yang dipercaya masyarakat Bojonegoro sebagai hari baik untuk melangsungkan pernikahan. Untuk itu banyak masyarakat Bojonegoro berbondong-bondong ke Pengadilan Agama untuk bisa menikah pada malam songo mendatang.

“Ini menurut saya adat istiadat yang aneh,” tegas Ketua Panitera itu.

Menikah di malam songo memang banyak dipilih oleh masyarakat karena dinilai banyak memiliki keistimewaan dibandingkan bulan lain. Tradisi menikah di Malem Songo tidak hanya terjadi di Bojonegoro. Tetapi juga di beberapa daerah di sekitarnya, seperti Tuban dan Lamongan.

Tags: BojonegoroKabupaten BojonegoronikahPengadilan Agama Bojonegoropernikahan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Next Post
Bupati Tuban, H. Fathul Huda yang telah memimpin Tuban selama 2 periode. (Foto: Pemkab Tuban)

Menengok Capaian Kerja 10 Tahun Bupati Tuban, H Fathul Huda

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID