MALANG, Tugujatim.id – Ajang balap tak melulu dengan sepeda bermesin, namun sepeda tanpa mesin juga asyik untuk ditonton. Seperti anak-anak usia dini yang bersemangat untuk menjadi nomor satu dalam ajang balap push bike bertajuk Spartan Skyland Push Bike Championship 2023.
Balapan sepeda yang menggunakan kaki itu digelar di komplek wisata anyar, yakni Malang Skyland yang berada di Desa Karangan, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (29/07/2023).
Ketua Pelaksana Spartan Skyland Push Bike Championship 2023, Idin Yulias Prayogo mengatakan bahwa gelaran ini tak hanya bertujuan untuk silahturahmi antar para peserta dan juga orang tua, namun sekaligus juga melatih motorik anak-anak agar lebih berkembang. “Silahturahmi juga sekaligus menghindarkan anak-anak dari penggunaan gadget,” ujarnya, pada Sabtu (29/07/2023).
Kata dia, Spartan Skyland Push Bike Championship merupakan event nasional. Pasalnya, para peserta yang terlibat tidak hanya berasal dari wilayah Malang, melainkan dari luar pulau juga turut serta. “Total peserta ada 316, yang terjauh ada peserta dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sama Bali, lalu juga ada Jakarta,” ujarnya.
Ada tujuh kelas yang dipertandingkan dalam ajang balapan sepeda bermesin dorongan kaki ini. Dimulai dari kelas FFA hingga kelas top class. “Ada tujuh kelas yang dipertandingkan, cewek tujuh kelas dan cowok juga tujuh kelas,” ungkap Idin.
Orang tua salah satu peserta Spartan Skyland Push Bike Championship 2023, Oki mengatakan bahwa event ini memiliki nilai yang positif bagi tumbuh kembang anak. Perlombaan tidak hanya bertujuan menjadi pemenang, tapi lebih dari itu adalah melatih anak-anak untuk mengekspresikan talenta yang dimiliki serta melatih motorik anak agar lebih berkembang.
“Kalau jadi pemenang ya pasti itu, tapi hal positif lain ya ada, seperti motorik anak jadi terlatih, melatih anak-anak suportif dalam lomba. Bahkan membuat anak yang asma bisa berangsur sembuh dengan push bike ini,” beber Oki.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan agar potensi setiap anak bisa lebih berkembang.
Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti








