TUBAN, Tugujatim.id – Kabar gembira bagi masyarakat di bantaran tanggul Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Tuban. Lantaran di tahun ini akan dimulai pembangunan Tanggul Bengawan Solo.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tuban H. Fathul Huda pada Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Tuban tahun 1442 H/2021 M di Desa Jegulo, Soko, Rabu (21/04/2021).
Proyek tersebut akan didanai APBN karena termasuk proyek strategis nasional (PSN). Sedangkan untuk pembebasan lahan sudah diselesaikan oleh Pemkab Tuban. Yang mana keberadaan tanggul akan menghindarkan Kecamatan Soko dari banjir yang tiap tahun menerjang.
“Juga dapat dimanfaatkan saluran irigasi dan cadangan air guna meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Mukhtasyar PWNU Jatim ini menekankan seluruh proyek di Bumi Wali dikerjakan mengacu regulasi yang berlaku. Pembangunan proyek wajib sesuai dengan perencanaan awal.
Tidak hanya itu, selama proses pengerjaan mendapat pengawalan dan pengawasan dari Kejaksaan Negeri Tuban.
“Semuanya dilakukan secara transparan dan semua orang bisa memantau,” ungkap bupati dua periode ini.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk menjamin pengerjaan sesuai tepat mutu, kualitas, dan waktu pengerjaan. Pembangunan infrastruktur diimbangi dengan penguatan suprastruktur dan pengembangan SDM Kabupaten Tuban.
Untuk diketahui, pada 2021, pemerintah menyediakan anggaran Rp 8,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur Provinsi Jawa Timur. Alokasi tersebut mencakup Rp 4,27 triliun untuk sumber daya air; Rp 1,41 triliun untuk permukiman; Rp 2,65 triliun untuk jalan dan jembatan; dan Rp 0,57 triliun untuk perumahan.
Termasuk proyek yang akan direalisasikan di Kabupaten Tuban. Seperti Pembangunan Jabung Ring Dike, pengendalian banjir Sungai Bengawan Solo Hilir, dan pembangunan tanggul Sungai Begawan Solo di Kabupaten Tuban.








